SMRA Kantongi Marketing Sales Rp 675 Miliar

JAKARTA. Emiten properti, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terus berjuang mengejar marketing sales (pra penjualan) dengan meluncurkan produk baru. Perseroan telah merilis 107 rumah tapak di Summarecon Bandung dan hampir seluruh unit yang dilego ludes terjual.

Alhasil hingga minggu pertama April, SMRA telah mengantongi marketing sales Rp 675 miliar. Perolehan marketing sales tersebut setara 15% dari target yang dipatok tahun ini yakni Rp 4,5 triliun.

Adrianto Adhi, Direktur Utama SMRA mengatakan sekitar Rp 275 miliar didapat dari peluncuran rumah tapak di Summarecon Bandung pada 2 April 2016. ” Dari unit yang ditawarkan 106 telah terjual,” kata Andrianto pada KONTAN, Rabu (5/4).

Sementara, khusus di kuartal I, SMRA baru mengantongi marketing sales Rp 400 miliar. Sebesar Rp 200 miliar didapat dari Summarecon Serpong, Summarecon Bekasi menyumbang Rp 120 miliar dan Rp 80 miliar sisanya didapat dari proyek Summarecon Kelapa Gading.

Tahun ini, perseroan berencana merilis proyek baru untuk mengejar target marketing sales. Selain meluncurkan Cluster Btari Extention, SMRA juga berencana meluncurkan proyek lain di Summarecon Bandung.

Hanya saja Adrianto belum mau mengungkapkan lebih jauh terkiat proyek tersebut. Hanya yang pasti perseroan mematok target marketing sales Rp 1,5 triliun dari kawasan superblok tersebut.

Lalu di Summarecon Serpong dan Summarecon Bekasi rencananya akan dirilis 81 rumah toko (ruko). SMRA akan meluncurkan Ruko berlantai dua berlabel Allogio di Serpong sebanyak 49 unit dengan harga mulai Rp 2,2 miliar. Selain itu, SMRA juga berencana meluncurkan proyek lainnya nantinya sehingga kawasan ini bsia menyumbang marketing sales Rp 1,5 triliun tahun ini.

Di Bekasi, perseroan telah merilis Ruko Rubby tiga lantai tahap pertama pada 27 Februari lalu sebanyak 32 unit yang dilego dengan harga mulai Rp 2,9 miliar per unit. Adapun di Summarecon Kelapa Gading, SMRA masih fokus melanjutkan penjualan Apartemen Premium The Kensington. Dari kedua kawasan ini, perseroan membidik marketing sales Rp 1,5 triliun.

SMRA menargetkan pendapatan penjualan Rp 4,5 triliun tahun ini. Sementara tahun 2015, perseroan mencatatkan penurunan pendapatan 2% menjadi Rp 5,6 triliun yang terdiri dari penjualan Rp 3,97 triliun dan pendapatan berulang (recurring income) Rp 1,64 triliun.

Recurring income tahun lalu masih tumbuh 6% dan menyumbang kontribusi 29,2% terhadap total pendapatan perseroan atau naik dibandingkan kontribusi tahun sebelumnya yang hanya menyumbang 27%. Sedangkan penjualan tercatat turun 7% secara tahunan.

Sumber: http://investasi.kontan.co.id/news/smra-kantongi-marketing-sales-rp-675-miliar

Posted on April 7, 2016, in Berita, Emiten. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: