Category Archives: Corporate Finance

Penawaran Umum Perdana Saham/Obligasi (Initial Public Offering/IPO), Penasehat Keuangan / Corporate Finance Advisory, dll.

BNI Catat Pertumbuhan Laba 30,20%

Nasabah melakukan penukaran uang di kantor kas keliling Bank BNI, di kawasan IRTI Monas, Jakarta, Senin (15/7). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menambah alokasi ketersediaan uang tunai jelang musim Lebaran tahun ini senilai Rp 29,87 triliun atau naik 22% dibandingkan musim Lebaran 2012. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZAJAKARTA– PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) selama semester I 2013 membukukan laba sebesar Rp4,28 triliun, tumbuh 30,20% dibanding periode yang sama 2012.

“Penyumbang utama peningkatan laba itu adalah pendapatan bunga bersih sebesar Rp8,90 triliun atau tumbuh 23,1%,” kata Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo di Jakarta, Kamis.

Ia menyebutkan penyumbang lainnya adalah pendapatan nonbunga sebesar Rp4,56 triliun atau tumbuh 22,0%.

Menurut Gatot, ke dua sumber pendapatan itu menciptakan pendapatan operasi BNI menjadi Rp13,45 triliun atau naik 22,7% dibanding semester I 2012. “Peningkatan pendapatan operasi kami merupakan upaya kami meningkatkan ekspansi kredit yang fokus pada pelaku usaha di delapan sektor unggulan yang mencapai 70% dari total portofolio kredit BNI,” katanya.

Sementara itu penyaluran kredit BNI selama semester I 2013 mencapai 84% dibanding semester I 2012 sebesar 74%. Gatot menyebutkan BNI mendukung perekonomian nasional melalui penyaluran kredit dan menampakkan hasil berupa naik kelasnya 116 nasabah medium menjadi nasabah korporasi dengan total kredit RP10,3 triliun.

Ekspansi kredit BNI itu ditopang oleh pertumbuhan DPK yang mencapai 8,7% dari Rp242,72 triliun menjadi Rp263,82 triliun pada semester I 2013.

BNI juga mencatat peningkatan dana murah sebesar Rp25 triliun atau 16,1%. Dengan peningkatan itu komposisi dana murah BNI mencapai 67% dari total DPK, meningkat dibanding semester I 2012 yang mencapai 64% dari total DPK.

(sumber: http://www.investor.co.id/)

Visit us at:

http://www.phillip.co.id/
http://www.poems.co.id/
http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT
http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia

Sarana Multigriya Finansial Terbitkan Obligasi Agustus

Jakarta – PT Sarana Multigriya Finansial Persero (SMF) akan menerbitkan obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) II tahap III sebesar Rp1,2 triliun pada Agustus 2013.

“Tahun ini kami merencanakan menerbitkan total Rp2,3 triliun. Ini berarti sisanya sekitar Rp1,2 triliun,” kata kata Direktur Utama SMF Raharjo Adisusanto di Jakarta, Rabu (24/7) malam.

Namun Raharjo mengaku masih mencermati kondisi pasar yang belum kunjung stabil karena inflasi akibat penaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Penerbitan obligasi tersebut kemungkinan bisa dilakukan pada September 2013 karena masyarakat masih menunggu inflasi mereda.

“Kalau memang kondisi pasar cukup baik setelah Lebaran ada keseimbangan, bulan Agustus kami sudah ancang-ancang (bersiap),” katanya. Menurut dia, investor juga masih wait and see menanggapi kondisi pasar yang mengalami inflasi ditambah dengan kenaikan suku bunga Bank Indonesia menjadi sebesar 6,5 persen. “Kami masih menunggu keseimbangan baru, termasuk pengamatan dari analis dan kebutuhan pasar untuk mendapatkan pembiayaan karena masih melihat tingkat suku bunganya,” katanya.

Raharjo menjelaskan imbal hasil obligasi masih tinggi karena suku bunga surat utang negara (SUN) sudah berada di angka tujuh persen. Padahal sekitar tiga bulan lalu masih berada di kisaran empat persen. Dia memerkirakan tiga hingga lima tahun ke depan suku bunga SUN bisa berada pada di kisaran 7,5 hingga delapan persen bahkan lebih. (Ant)

(sumber: http://www.metrotvnews.com/metronews/ekonomi)

Visit us at:

http://www.phillip.co.id/
http://www.poems.co.id/
http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT
http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia

BEDAH EMITEN : Komponen Lokal Untungkan Astra Otoparts

Astra OtopartsPertumbuhan penjualan kendaraan bermotor dan peningkatan penggunaan komponen lokal di industri otomotif nasional berpotensi mendongkrak pertumbuhan kinerja keuangan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO).

UBS Securities Indonesia memperkirakan, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) penjualan dan laba bersih Astra Otoparts masing-masing sekitar 21% dan 15% untuk kurun waktu 2013- 2015.

Pendapatan tahun ini diprediksi mencapai Rp 10,14 triliun dibandingkan tahun lalu Rp 8,27 triliun. Laba bersih diharapkan naik menjadi Rp 1,1 triliun dibandingkan 2012 senilai Rp 1,05 triliun.

“Kami meyakini perseroan memiliki posisi pasar yang besar ditopang dengan luasnya jaringan distribusi suku cadang atau terbesar di Indonesia. Adanya peningkatan penggunaan komponen lokal dalam industri otomotif nasional juga ikut memperkuat penjualan dalam jangka panjang,” tulis analis UBS Securities Indonesia Bonny Setiawan dalam risetnya, baru-baru ini.

(sumber: http://www.investor.co.id/)

Visit us at:

http://www.phillip.co.id/
http://www.poems.co.id/
http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT
http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia

CORPORATE ACTION : Laba Alam Sutera Melonjak

Alam Sutera. Foto: Portal ID/gora kunjanaJAKARTA – PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) memperkirakan laba bersih semester I-2013 mencapai Rp 700-800 miliar atau melonjak 33% hingga 52% dibandingkan periode sama 2012 sebesar Rp 523,3 miliar.

Lonjakan juga terjadi pada pendapatan perusahaan properti milik Grup Argo Manunggal tersebut. Selama semester I-2013, pendapatan perseroan diperkirakan mencapai Rp 1,7-1,8 triliun atau naik 55-64% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 1,1 triliun.

“Pendapatan dan laba pada semester I naik tinggi, karena ditopang oleh penjualan pemasaran (marketing sales) tahun lalu yang dibukukan tahun ini,” kata Sekretaris Perusahaan Alam Sutera Hendra Kurniawan kepada Investor Daily di Jakarta, akhir pekan lalu.

Tahun ini, Alam Sutera menaikkan target marketing sales sebesar Rp 1,4 triliun menjadi Rp 5,6 triliun dari rencana semula Rp 4,2 triliun. Hingga semester I- 2013, marketing sales Alam Sutera telah mencapai Rp 3,13 triliun atau 56% dari target baru tahun ini. “Perolehan marketing sales tahun ini akan menentukan pendapatan perseroan tahun depan,” jelas Hendra.

(sumber: http://www.investor.co.id/)

Visit us at:

http://www.phillip.co.id/
http://www.poems.co.id/
http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT
http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia

%d bloggers like this: