Blog Archives

IHSG Lanjutkan Penguatan

Indeks harga saham gabungan (IHSG) diperkirakan menguat menuju level baru. Pergerakan positif indeks bakal ditopang sentiment positif pasar global.

Analis Kresna Securities Etta Rusdiana Putra mengatakan, spekulasi positif pemodal terhadap pertemuan menteri keuangan Uni Eropa akan menjadi factor pendorong pergerakan bursa saham domestik.

“Faktor positif tersebut berpotensi mendongkrak indeks menguji level baru. Indeks akan bergerak pada kisaran support 4.350 dan resistance 4.395,” katanya di Jakarta, Senin (26/11).

Pada perdagangan kemarin, indeks ditutup menguat 26,36 poin (0,60%) menjadi 4.375.

(investor.co.id)

Advertisements

Naik 26 Poin, IHSG Tembus Rekor Baru

Naik 26 Poin, IHSG Tembus Rekor Baru

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 26 poin dan menembus rekor terbarunya sepanjang masa di 4.375. Investor tetap getol berburu saham meski banyaknya sentimen negatif yang beredar dari dunia internasional.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di posisi Rp 9.610 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan di Rp 9.650 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG bertambah 6,192 poin (0,13%) ke level 4.355,000 menyusul sentimen positif Read the rest of this entry

Phillip Securities: IHSG Berpotensi Menguat

Phillip Securities: IHSG Berpotensi Menguat

IHSG membukukan kenaikan pada perdagangan Jumat (23/11), seiring dengan menguatnya indeks-indeks bursa saham regional Asia yang dipicu oleh adanya tanda-tanda perbaikan pada sektor manufaktur global. IHSG ditutup di 4,348.808, naik 12.881 poin atau 0.30%. Kenaikan indeks didukung oleh menguatnya empat dari 9 sektor utama, dengan sektor finansial naik 0.80%, sektor barang konsumen menguat 0.70%, dan sektor aneka industri bertambah 0.63%. Sementara indeks LQ45 berakhir dengan kenaikan 1.963 poin, atau 0.26%, menjadi 746.407. Sebagian besar indeks-indeks saham regional Asia menguat pada hari Jumat, meskipun tanpa dorongan momentum dari bursa-bursa saham AS yang ditutup pada hari Kamis (22/11) dalam rangka hari Thanksgiving, dan dari bursa saham Tokyo yang juga ditutup karena libur nasional setempat.

Data HSBC China Purchasing Managers’ Index (PMI) yang dirilis hari Jumat menunjukkan peningkatan kegiatan manufaktur di negara tersebut menjadi angka indeks 50.4 di bulan November. Data serupa dari Eropa juga mengindikasikan perbaikan sektor manufaktur di zona Eropa. Sebanyak 117 saham menguat, 105 saham melemah, dan sisanya 247 saham tidak berubah pada perdagangan Jumat di Bursa Efek Indonesia, dimana 3.628 miliar lembar saham senilai Rp 2.797 triliun diperdagangkan di pasar reguler. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih senilai Rp 288.27 miliar.

Saham-saham yang mencatat kenaikan terbanyak pada hari Jumat antara lain :

  • Merck (MERK) mencetak kenaikan 2,000 poin atau 1.38% di Rp 147,000,
  • Gudang Garam (GGRM) menguat 800 poin atau 1.57% di Rp 51,800,
  • Nippon Indosari Corpindo (ROTI) bertambah 300 poin atau 4.96% di Rp 6,350,
  • Nipress (NIPS) memperoleh 250 poin atau 5.32% di Rp 4,950, dan
  • Bayan Resources (BYAN) naik 250 poin atau 2.56% di Rp 10,000.

Sementara saham-saham yang mengalami penurunan terbanyak di antaranya :

  • Indo Tambangraya Megah (ITMG) jatuh 1,450 poin atau 3.47% di Rp 40,350,
  • Astra Agro Lestari (AALI) turun 200 poin atau 1.00% di Rp 19,750,
  • Lippo Cikarang (LPCK) terpangkas 125 poin atau 3.57% di Rp 3,375,
  • Inovisi Infracom (INVS) kehilangan 100 poin atau 1.55% di Rp 6,350, dan
  • Media Nusantara Citra (MNCN) melemah 75 poin atau 3.00% di Rp 2,425.

Saham-saham AS mengalami reli pada perdagangan Jumat (23/11), didukung oleh data-data ekonomi yang positif dari Jerman dan China, dan hari belanja konsumen akhir tahun di AS yang biasa disebut “Black Friday”, meskipun bursa-bursa AS hanya dibuka setengah hari. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 172.79 poin, atau 1.4%, ke 13,009.68, dengan 30 komponennya berakhir di zona positif. Saham Hewlett-Packard Co. (HPQ) dan Microsoft Corp. (MSFT) memimpin kenaikan dengan masing-masing menguat 4.2% dan 2.8%. Indeks S&P 500 bertambah 18.12 poin, atau 1.3%, di 1,409.15, dengan sektor teknologi informasi mengalami kenaikan terbanyak di antara 10 kelompok industri S&P 500. Sementara indeks Nasdaq Composite menguat 40.30 poin, atau 1.4%, menjadi 2,966.85.

Saham-saham di sektor retail AS menjadi perhatian pasar pada hari Jumat, yang merupakan hari “Black Friday” dimana perusahaan-perusahaan ritel AS mengadakan program-program promosi menjelang akhir tahun. Saham Wal-Mart Stores Inc. (WMT) naik 1.9%, sementara saham Target Corp. (TGT) menguat 1.2%. Sementara dari Eropa, indeks iklim bisnis dari Jerman – IFO Business Climate Index – menunjukkan kenaikan sentimen bisnis di negara tersebut menjadi angka indeks 101.4 untuk bulan November, dari sebelumnya 100 di bulan Oktober.

IHSG berpotensi menguat hari ini, seiring dengan reli yang terjadi pada bursa-bursa AS pada akhir pekan lalu yang dapat memberikan momentum positif pada bursa-bursa regional Asia hari ini. Indeks kami perkirakan akan diperdagangkan dengan support di 4,316 dan resistance di 4,370.

HERO (4,100) – BUY. Stop loss di 3,750. R2: 4,400, R1: 4,250, S1: 3,925, S2: 3,750.
ISAT (6,450) – Buy on Weakness. Stop loss di 6,300. R2: 6,500, R1: 6,450, S1: 6,350, S2: 6,300.
LSIP (2,225) – SELL. R2: 2,275, R1: 2,250, S1: 2,200, S2: 2,175.
BBNI (3,625) – SELL. R2: 3,700, R1: 3,650, S1: 3,550, S2: 3,500.

(phillip securities indonesia – http://www.poems.co.id)

IHSG Berkesempatan Parkir di Jalur Hijau

IHSG Berkesempatan Parkir di Jalur Hijau

Mengawali pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi cenderung menguat. Diproyeksikan, IHSG akan bergerak pada kisaran support-resistance 4.325-4.370.

Menurut Reserch Analyst Panin Sekuritas Purwoko Sartono potensi penguatan tentu saja harus didukung dengan berita positif baik dari dari dalam negeri maupun dari regional. Sementara itu, investor juga masih wait and see perkembangan dana bailout Yunani.

“Pada awal pekan ini terlihat investor masih menanti akan perkembangan dari Eropa Read the rest of this entry

Investor Tambang Emas Terancam Rugi Rp 216 Miliar

Investor Tambang Emas Terancam Rugi Rp 216 Miliar

Investor pertambangan emas, PT Kalimantan Surya Kencana (KSK) terancam mengalami kerugian hingga US$ 24 juta (Rp 216 miliar) akibat ketidakjelasan aturan perizinan dari Kementerian Kehutanan.

Goverment Relation KSK, Prasetianto Mangkusubroto mengatakan, pihaknya meminta pemerintah segera menyelesaikan permasalahan perijinan tersebut. “Ketidakjelasan perizinan ini menjadi kendala bagi iklim investasi,” kata, Senin (26/11/2012).

Menurut dia, dana US$ 24 juta itu merupakan investasi yang sudah dikeluarkan KSK untuk kegiatan ekplorasi Read the rest of this entry

%d bloggers like this: