BEST Catat Pertumbuhan Recurring Income 27%

JAKARTA. Kinerja PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) sepanjang tahun 2015 melambat karena kondisi ekonomi yang kurang mendukung. Kendati begitu, pendapatan berulang (recurring income) emiten kawasan industri ini masih tercatat tumbuh 27% secara tahunan (yoy).

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis perseroan, Kamis (31/3), BEST hanya membukukan pendapatan recurring income tahun 2015 sebesar Rp 93,2 miliar, naik 27% dari Rp 73,4 miliar pada tahun sebelumnya.

Sementara pendapatan usaha pengembang kawasan industri Cibitung ini tercatat Rp 686 miliar, turun 18% dibanding tahun sebelumnya.

Dengan begitu pendapatan berulang tahun lalu menyumbang kontribusi 13,5% terhadap total pendapatan BEST, naik dari kontribusi tahun sebelumnya yang hanya menyumbang 8,7%. Sementara mayoritas pendapatan masih disumbang oleh penjualan lahan industri sebesar Rp 593,7 miliar, turun 22,5% dari tahun sebelumnya.

Pendapatan berulang tersebut didapat dari restoran Jepang sebesar Rp 5,6 miliar, turun dari Rp 7,4 miliar di tahun sebelumnya. Lalu pendapatan maintenance fee, service charges, air & sewa naik dari Rp 57,5 miliar menjadi Rp 73,2 miliar, pendapatan coffee shop turun dari Rp 2,2 miliar jadi Rp 2 miliar, pendapatan golf Rp 1,12 miliar dan pendapatan lain-lain Rp 11,2 miliar.

Sementara penjualan lahan tahun lalu yang melebihi 10% dari total pendapatan didapat dari PT Inabata Indonesia sebesar Rp 113,7 miliar, PT Central Saint Gobain Sekuit Indonesia Rp 80,2 miliar, PT Supernova Flexible Packaging Rp 79,7 miliar dan PT Subang Horizon Properti Rp 73,7 miliar.

Sumber: http://investasi.kontan.co.id/news/best-catat-pertumbuhan-recurring-income-27

Posted on April 1, 2016, in Berita, Emiten. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: