Menilik Rencana Ekspansi Emiten Jumbo Tahun Ini

JAKARTA. Sejumlah emiten berkapitalisasi besar siap ekspansi lebih agresif tahun ini. Kondisi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik ditambah penurunan suku bunga dan stabilnya nilai tukar rupiah memberikan peluang yang cukup bagus bagi emiten untuk lebih agresif tahun ini.

PT Astra International Tbk (ASII) misalnya siap ekspansi tahun ini lebih agresif tahun ini. Perseroan menyiapkan anggaran belanja modal capital expenditure (capex) sebesar Rp 13,6 triliun. Jumlah capex tersebut tumbuh tersebut tumbuh 36% jika dibandingkan dengan serapan belanja modal tahun 2015 yakni Rp 10 triliun.

Head of Investor Relation ASII, Tira Ardianti mengatakan seluruh dana capex tersebut akan didanai dari kas internal perseroan. Sebab per akhir tahun lalu, neraca konsolidasi grup astra mencapai Rp 1 triliun dan posisi cash flow konsolidasi juga cukup kuat mencapai Rp 27 triliun. “Itu akan cukup mendukung pertumbuhan kami ke depan,” kata Tira pada KONTAN, Jumat (4/3).

ASII akan menggunakan sekitar Rp 3 triliun untuk pengembangan bisnis anak usahanya PT United Tractors Tbk (UNTR). Sebesar Rp 2,7 triliun untuk bisnis otomotif terutama untuk perluasan jaringan, dan Rp 2 triliun untuk pengembangan bisnis perkebunan.

Lalu, sebesar Rp 1,3 triliun disiapkan untukpengembangan infrastruktur, selanjutnya Rp 1,6 triliun untuk mengembangan bisnis properti dan sisanya untuk segmen jasa keuangan, logistik dan IT.

Sementara PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyiapkan capex sekitar Rp 5 triliun yang akan digunakan untuk ekspansi bisnis properti dan pengembangan rumah sakit. Ini naik 42% dari serapan belanja modal tahun lalu yakni Rp 3,5 triliun.

Direktur Utama LPKR, Ketut Budi Wijaya mengatakan dana tersebut akan dialokasikan dari kas internal perseroan dan pinjaman bank. Ketut bilang, perseroan masih mempunyai ruang untuk mencari utang ke perbankan kendati perseroan batal menerbitkan obligasi. “Kita masih punya ruang untuk pinjaman bank Rp 1,5 triliun-Rp 2 triliun,” ungkapnya baru-baru ini.

Namun yang paling agresif datang dari sektor kontruksi. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) tahun ini menyiapkan capex Rp 10 triliun, naik 132,5% dari tahun anggaran tahun lalu Rp 4,3 triliun. Sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk investasi di jalan tol.

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mengangarkan capex Rp 10,6 triliun dengan asumsi perseroan mendapat Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar 4 triliun tahun ini. Ini naik tajam dari serapan capex tahun sebelumnya sekitar Rp 1 triliun.

Lalu, PT PP Tbk (PTPP) mengangarkan capex Rp 2,85 triliun atau naik 128% dari serapan belanja modal tahun lalu yakni Rp 1,25 triliun. Sedangkan capex PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik 31% menjadi Rp 1,1 triliun.

Di sektor pertambangan, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) juga berencana lebih ekspansif tahun ini meski harga komoditas batubara masih menurun. Perseroan menyiakan capex Rp 3,84 triliun, naik 92% dari belanja modal tahun lalu yakni Rp 2 triliun. Sekitar Rp 430 miliar dari capex akan digunakan untuk investasi rutin dan Rp 3,41 triliun untuk investasi pengembangan.

Joko Pramono, Sekretaris Perusahaan PTBA mengatakan, saat ini perseroan memiliki beberapa proyek pengembangan, khususnya proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Salah satunya adalah PLTU Mulut Tambang Banko Tengah sebesar 2×620 Mega Watt (MW).

Namun emiten tambang lainnya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) justru menurunkan capex tahun ini 20,79% menjadi Rp 1,6 triliun dari realisasi belanja tahun lalu sebesar Rp 2,02 triliun. Belanja modal itu dialokasikan untuk empat proyek.

Sebesar Rp 447 miliar akan digunakan ANTM untuk Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP), sekitar Rp 406 miliar untuk Proyek Pembangunan Pabrik Feronikel Halmahera Timur, sebesar Rp 150 miliar untuk pekerjaan konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke gas, untuk proyek Smelter Grade Alumina (SGA) Rp 33 miliar.

Adapun PT Indofarma Tbk (INAF) dari sektor farmasi juga berencana lebih ekspasif tahun ini. Perseroan mengangarkan capex Rp 269,27 miliar, melonjak 99,45% dari Rp 135 miliar tahun lalu.

Sumber: http://investasi.kontan.co.id/news/menilik-rencana-ekspansi-emiten-jumbo-tahun-ini

IklanKultwit2016

Posted on March 7, 2016, in Berita, Emiten. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: