Dollar Berotot di Tengah Beragamnya Data Ekonomi

NEW YORK. Kurs dollar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama pada Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah bervariasinya data ekonomi dan meningkatnya kekhawatiran Inggris akan meninggalkan Uni Eropa (EU).

Penjualan existing-home (rumah yang sebelumnya telah dimiliki atau rumah yang sudah dibangun sebelumnya selama satu bulan) di AS merangkak maju pada Januari ke tingkat tahunan tertinggi dalam enam bulan, menurut National Association of Realtors, Selasa (23/2).

Total penjualan rumah naik 0,4 % dari direvisi turun 5,45 juta unit pada Desember ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 5,47 juta unit pada Januari, mengalahkan konsensus pasar 5,32 juta unit.

Kepercayaan konsumen AS keluar lebih lemah dari yang diharapkan. Indeks Keyakinan Konsumen yang dirilis Conference Board berdiri di 92,2 pada Februari, turun dari 97,8 pada Januari.

Sementara itu, Wali Kota London Boris Johnson, seorang konservatif kelas berat, pada Minggu mengumumkan bahwa ia akan kembali mendesak Inggris untuk meninggalkan blok dalam referendum nasional pada Juni tentang keanggotaan negara itu dalam Uni Eropa.

Pengumuman itu dianggap oleh media Inggris sebagai pukulan terhadap upaya Perdana Menteri David Cameron untuk mempertahankan Inggris di Uni Eropa, karena Johnson seorang yang fasih berbicara dan populer di kalangan pemilih.

Sterling dan euro masing-masing anjlok 0,97 % dan 0,15 % terhadap greenback pada Selasa (23/2). Indeks dollar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang lainnya, naik 0,10 % menjadi 97,477 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh menjadi 1,1014 dollar AS dari 1,1027 dollar dari sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,4022 dollar AS dari 1,4147 dollar. Dollar Australia turun menjadi 0,7214 dollar AS dari 0,7229 dollar.

Dollar AS dibeli 112,00 yen Jepang, lebih rendah dari 112,79 yen pada sesi sebelumnya. Dollar turun menjadi 0,9920 franc Swiss dari 0,9987 franc Swiss tapi naik menjadi 1,3758 dollar Kanada dari 1,3713 dollar Kanada.

Sumber: http://investasi.kontan.co.id/news/dollar-berotot-di-tengah-beragamnya-data-ekonomi

Posted on February 24, 2016, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: