Beban Meningkat, Laba SMGR Menyusut

JAKARTA. Kinerja PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) sepanjang 2015 menyusut. Di periode tersebut produsen semen pelat merah ini mencetak laba bersih Rp 4,52 triliun, turun 18,71% dari laba bersih 2014 senilai Rp 5,56 triliun.

Penurunan ini lantaran membengkaknya beban pokok pendapatan yang mencapai Rp 16,30 triliun. Jumlah itu meningkat 5,78% dibandingkan tahun 2014 senilai Rp 15,41 triliun. Di saat yang sama, pendapatan SMGR pada 2015 cenderung stagnan, yakni Rp 26,95 triliun.

Pada 2014, SMGR mengantongi pendapatan senilai Rp 26,99 triliun. Beban usaha SMGR juga meningkat, dari Rp 4,63 triliun menjadi Rp 4,75 triliun. Beban keuangan naik dari sebelumnya Rp 96,85 miliar menjadi Rp 128,92 miliar.

Penjualan semen 2015 menyusut 1,70% year-on-year (yoy) menjadi Rp 25,59 triliun. Sedangkan penjualan kantong semen naik 110% (yoy) menjadi Rp 80,57 miliar.

Agung Wiharto, Sekretaris Perusahaan SMGR, menyatakan, penurunan kinerja akibat porsi penjualan semen curah naik, dari sebelumnya 23% menjadi 30%. Padahal, harga semen curah lebih murah ketimbang semen ritel.

“Laba bersih menurun, kendati sebenarnya volume penjualan naik sedikit. Namun harganya tidak naik atau flat,” ungkap dia kepada KONTAN, kemarin (22/2).

Sumber: http://investasi.kontan.co.id/news/beban-meningkat-laba-smgr-menyusut

Posted on February 23, 2016, in Berita, Emiten. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: