KONTRAK BARU ADHI KARYA HINGGA OKTOBER CAPAI Rp10,6 TRILIUN.

Salah satu emiten konstruksi pelat merah terkemuka, PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) hingga akhir Oktober 2015 lalu telah berhasil mencapai kontrak baru sebesar Rp10,6 triliun.

Realisasi kontrak baru yang diraih oleh perseroan tersebut telah melampaui realisasi perolehan kontrak baru ADHI di sepanjang tahun 2014 yang hanya mencapai Rp9,2 triliun.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa, Corporate Secretary ADHI, Ki Syahgolang Permata mengatakan kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru hingga September 2015 masih didominasi oleh lini bisnis konstruksi, yakni sebesar 90%, sedang sisanya merupakan lini bisnis lainnya.

Lebih lanjut dikatakannya, berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru terdiri dari Swasta/lainnya sebesar 33,1%, kemudian BUMN tercatat sebesar 22,9%, sementara dari APBN/APBD sebesar 44% .

Sedangkan pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari Gedung sebesar 50%, Jalan dan Jembatan sebesar 35%, sedangkan dermaga serta infrastruktur lainnya sebesar 15%.

Hingga bulan Oktober 2015, ADHI telah mengikuti total tender sebanyak Rp48,0 triliun dan sepanjang bulan Oktober 2015, selain realisasi perolehan kontrak baru tersebut di atas, terdapat Rp2,3 triliun merupakan penawar terendah.

Realisasi kontrak baru ADHI di bulan Oktober 2015 antara lain proyek SPAM Bengkulu (JO) senilai Rp126 miliar, kemudian Rehabilitasi Bangunan Utama DI Klambu (SDA) senilai Rp142 miliar, serta proyek-proyek lainnya.

(Sumber : http://www.iqplus.info/)

Posted on November 17, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: