KARENA RUGI KURS, DOID DERITA RUGI US$5 JUTA.

PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) berhasil mencatatkan laba usaha sebesar US$64 juta untuk periode periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2015, meningkat dibandingkan US$ 60 juta di periode yang sama pada tahun lalu.

EBITDA tercatat sebesar US$ 139 juta, hampir sama dengan tahun sebelumnya, yaitu sebesar US140 juta. Marjin EBITDA mengalami peningkatan menjadi 33.9% dibandingkan 31.9% di tahun sebelumnya.

Perseroan mencatat rugi bersih sebesar US$ 5 juta yang terutama disebabkan oleh adanya rugi selisih kurs (foreign exchange loss) sebesar US$ 20 juta, yang sebagian besar merupakan rugi selisih kurs yang belum terealisasi (unrealized). Tanpa memperhitungkan rugi selisih kurs, maka laba neto Persoan dapat mencapai US$ 15 juta.

Pada tahun 2015 ini, Perseroan berinisiatif untuk mempercepat pembayaran atas pokok hutang kepada bank (voluntary prepayment) sampai dengan sebesar US$ 10 juta. Total pembayaran pokok hutang bank dan sewa pembiayaan pada tahun 2015 adalah sebesar US$ 46 juta. Posisi hutang kontraktual Perseroan per 30 September 2015 adalah sebesar US$ 688 juta, dengan posisi kas saat ini sebesar US$ 131 juta, sehingga hutang bersih Perseroan tercatat sebesar US$ 557 juta. Sampai dengan tanggal 30 September 2015, .free cash flow. tercatat sebesar US$ 116 juta.

Perusahaan terus menjalankan strategi untuk menjaga arus kas dengan ketat. Volume pengerjaan pengupasan lapisan tanah sampai dengan bulan September 2015 adalah sebesar 201.5 juta bcm (-5.1% YoY), sedangkan produksi batubara naik 6.6% YoY atau sebesar 24.8 juta ton batubara. Volume produksi kuartalan sejak awal tahun sampai dengan kuartal ketiga menunjukkan tren peningkatan. Volume produksi kuartalan pada kuartal ketiga adalah sebesar 72.3 juta bcm dan 8.9 juta ton batubara.

(sumber : http://www.iqplus.info/)

Posted on October 30, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: