BLITZMEGAPLEX BERHASIL TEKAN KERUGIAN DI SEMESTER I 2015.

Pengelola bioskop BlitzMegaplex, PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) berhasil menekan rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp 11,54 miliar di semester I 2015. Padahal diperiode serupa tahun lalu, rugi perusahaan mencapai Rp 26,74 28,85 miliar.

Adapun rugi per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di enam bulan pertama ini turun menjadi Rp 34, dari rugi per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya mencapai Rp 119. Demikian diterangkan melalui laporan keuangan BlitzMegaplex, di Jakarta, Rabu.

Ditengah kondisi perekonomian yang belum kondusif serta melemahnya nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), BlitzMegaplex berhasil menarik penonton setianya. Alhasil, pendapatan neto BLTZ meningkat pada semester I 2015 menjadi Rp 191,99 miliar dari periode serupa tahun sebelumnya hanya Rp 153,30 miliar.

Meskipun beban pokok pendapatan juga naik dari Rp 72,52 miliar per Juni 2014 menjadi Rp 78,38 miliar per Juni 2015, namun laba bruto Perseroan berhasil ditingkatkan menjadi Rp 113,61 miliar di enam bulan pertama tahun ini dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 80,77 miliar.

Sementara, total aset Perseroan di periode Januari-Juni 2015 hanya sedikit meningkat menjadi Rp 666,76 miliar dibanding akhir tahun 2014 sebesr Rp 655,34 miliar. Rinciannya, total aset lancar menjadi Rp 205,37 miliar dan total aset tidak lancar menjadi Rp 461,38 miliar di semester I 2015.

Sumber: (http://www.iqplus.info/)

reksa

Posted on October 1, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: