Dolar AS ke Rp 13.900, BI: Kami Tak akan Biarkan Rupiah Terlalu Melemah

Jakarta -Dolar Amerika Serikat (AS) semakin menekan rupiah. Mata uang negeri Paman Sam tersebut menembus level Rp 13.945.

Bank Indonesia (BI) selaku otoritas moneter terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Direktur Departemen Komunikasi BI Tirta Segara mengungkapkan, pihaknya akan selalu hadir di pasar untuk menstabilkan mata uang garuda. Rupiah tidak akan terus dibiarkan melemah terlalu dalam.

“BI kebijakannya kembali lagi bawa rupiah ke fundamental. Nggak biarkan terlalu melemah. Ada dampak kepada makroekonomi. Akan dijaga ke fundamental,” ujar dia saat ditemui di Gedung BI, Thamrin, Jakarta, Jumat (21/8/2015).

Tirta menjelaskan, BI akan melakukan intervensi untuk menjaga rupiah agar tidak terus melemah. Intervensi yang dilakukan dengan mengguyur cadangan devisa (cadev) ke pasar. Meski demikian, Tirta enggan menyebut besaran intervensi yang telah dikucurkan.

“BI terus-menerus ada di pasar dan ada intervensi ketika diperlukan. Saya nggak bisa katakan intervensi jam berapa atau berapa,” katanya.

Meski demikian, Tirta menjelaskan, yang perlu menjadi perhatian adalah pelemahan mata uang tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga negara-negara lain di dunia. Perekonomian global memang dalam tren melambat.Next

Sumber: (http://finance.detik.com/)

event

Posted on August 21, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: