OJK: Reksa Dana Tetap Tumbuh di Tengah Anjloknya IHSG

Jakarta -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak minus 8,74% sampai perdagangan kemarin. Hal yang sama terjadi pada kinerja reksa dana saham.

Meski IHSG dan reksa dana saham bergerak minus, namun secara nilai aktiva bersih (NAB) reksa dana masih bisa tumbuh 8,49% yaitu dari Rp 242,72 trilun awal Januari menjadi Rp 293,33 triliun per 9 Agustus.

“Reksa dana tetap tumbuh di tengah penuruan IHSG,” kata Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal OJK, Nurhaida, usai perayaan ulang tahun pasar modal ke-38 di Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD Jakarta Selatan, Senin (10/8/2015).

Atas koreksi IHSG tersebut, kapitalisasi pasar modal Indonesia pun anjlok 13% menjadi US$ 340,25 miliar di Agustus, dari sebelumnya US$ 394,18 miliar awal Januari.

Menurut Nurhaida, OJK akan memastikan melambatnya situasi ekonomi dunia tidak terlalu mempengaruhi pergerakan pasar keuangan sampai akhir tahun ini.

“Tugas utama OJK adalah bagaimana kami mengantisipasi ketika kondisi ekonomi membaik, kami sudah siap dengan perangkat-perangkatnya,” katanya.

Nurhaida memprediksi penyerapan anggaran pemerintah akan melonjak di akhir tahun. Sehingga ekonomi bisa kembali membaik dan memberi imbas positif ke pasar modal dalam negeri.

Sumber: (http://finance.detik.com/)

Program Rp 1 Juta , yaitu  dana pembukaan rekening efek di PT Phillip Securities Indonesia HANYA dimulai Rp. 1 juta saja dan berlaku bagi siapa saja yang ingin menjadikan PT Phillip Securities Indonesia sebagai mitra dalam berinvestasi di dunia saham.

Rp. 1 Juta bisa langsung digunakan dalam berinvestasi Saham & Reksadana.

Satu Platform, Satu Rekening Dana Investor, Satu Rekening..

GAK RIBET…. 😀

Posted on August 10, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: