AMRT kantongi fasilitas utang Rp 1 triliun

JAKARTA. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) kembali mendapatkan dana segar. Emiten ritel yang mengusung dikenal dengan merek dagang Alfamart ini baru memperoleh pinjaman jangka pendek yang bersifat uncommitted, advised, dan revolving sebesar Rp 1 triliun.

“Tujuan fasilitas pinjaman tersebut untuk pendanaan modal kerja,” sebut Direktur Keuangan merangkap Sekretaris Perusahaan AMRT Tomin Widian, kepada KONTAN, Kamis, (6/8).

Pinjaman tersebut sebenarnya sudah ada dari tahun lalu. Namun, AMRT baru memperpanjang fasilitas pada 7 Juli kemarin. Adapun sampai saat ini, AMRT belum menarik pinjaman. Ia menyebutkan, pinjaman ini akan jatuh tempo Juni 2016. AMRT memperoleh pinjaman itu dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Sebenarnya, Sumber Alfaria baru saja mengantongi dana Rp 1,54 triliun dari aksi penawaran umum terbatas tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement. AMRT menerbitkan 2,91 miliar saham dengan harga Rp 530 per saham.

PT Sigmantara Alfindo dan PT Amanda Cipta Persada menyerap saham AMRT dengan porsi sama. AMRT menggunakan dana hasil private placementuntuk membayar utang ke pihak ketiga.

Melalui pembayaran utang, Sumber Alfaria dapat mengurangi beban dan risiko keuangan serta dapat mengembangkan usaha. Sumber Alfaria memang gencar mencari sumber dana segar. Mei lalu, AMRT merilis obligasi dengan senilai Rp 1 triliun. AMRT menggunakan dana hasil penerbitan surat utang ini untuk menutup pinjaman jangka pendek dari Bank Mandiri dan Bank Central Asia (BCA).

Dalam laporan keuangan per Juni, AMRT memiliki utang bank jangka pendek Rp 1,56 triliun. Kemudian, utang jangka panjang yang jatuh tempo setahun senilai 386,11 miliar. Pada semester I-2015, pendapatan AMRT tumbuh 16,17% dari Rp 19,29 triliun menjadi Rp 22,41 triliun.

Meski begitu, biaya keuangan dan bagian rugi atas entitas asosiasi menekan kinerja AMRT. Ini menyeret laba AMRT turun 57,16% dari Rp 119,59 miliar ke posisi Rp 51,23 miliar. Tahun ini, AMRT menganggarkan belanja modal Rp 2 triliun. Dana untuk membuka 1.200 gerai baru. AMRT juga akan membuka 100 gerai berskema waralaba di Filipina.

Sumber: (http://investasi.kontan.co.id/)

Program Rp 1 Juta , yaitu  dana pembukaan rekening efek di PT Phillip Securities Indonesia HANYA dimulai Rp. 1 juta saja dan berlaku bagi siapa saja yang ingin menjadikan PT Phillip Securities Indonesia sebagai mitra dalam berinvestasi di dunia saham.

Rp. 1 Juta bisa langsung digunakan dalam berinvestasi Saham & Reksadana.

Satu Platform, Satu Rekening Dana Investor, Satu Rekening..

GAK RIBET…. 😀

Posted on August 7, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: