INDOFARMA MENCATAT RUGI Rp23,80 MILIAR DI SEMESTER I 2015.

Kinerja PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) hingga semester I tahun masih terlihat kurang bagus. Hal ini terlihat dari kerugian yang dialami oleh perseroan di periode tersebut.

Namun, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, kerugian yang dibukukan perseroan pada semester I tahun ini mengalami penurunan.

Dalam laporan keuangannya, Jumat, rugi yang dibukukan perseroan sepanjang semester I tahun ini tercatat sebesar Rp23,80 miliar, sementara di periode yang sama tahun lalu tercatat sebesar Rp50,90 miliar.

Adapun untuk penjualan bersih semester I tahun ini naik menjadi Rp462,78 miliar dari sebelumnya Rp387,69 miliar di perioden yang sama tahun lalu.

Beban pokok penjualan semester I tahun ini naik menjadi Rp327,78 miliar dari sebelumnya Rp271,54 miliar. Laba bruto naik menjadi Rp135 miliar dari sebelumnya Rp116,15 miliar.

Masih cukup tingginya beban usaha serta adanya kerugian lain-lain bersih di semester I tahun ini menyebabkan perseroan mencatat rugi usaha sebesar Rp10,49 miliar.

Sementara untuk rugi sebelum pajak yang tercatat di semester I tahun ini yaitu sebesar Rp27,48 miliar, sedang rugi per saham tercatat sebesar Rp7,68 per saham.

Per Juni 2015, aset emiten pelat merah dibidang farmasi ini turun tipis menjadi Rp1,25 triliun, sedang liabilitas naik menjadi rp679,24 miliar dan ekuitas turun menjadi Rp568,16 miliar.

Sumber: (http://www.iqplus.info/)

Posted on July 31, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: