Krisis Pasar Saham, Harta Miliuner China Hilang Rp 2.535 Triliun

Jakarta -Anjloknya pasar saham China menyebabkan miliuner China kehilangan hartanya. Jumlah harta miliuner China yang hilang mencapai US$ 195 miliar atau sekitar Rp 2.535 triliun.

Pada Maret 2015 lalu, jumlah kekayaan 205 orang terkaya di China mencapai US$ 565 miliar atau sekitar Rp 7.345 triliun. Naik US$ 200 miliar dari tahun sebelumnya.

Dikutip dari Forbes, Kamis (9/7/2015), kekayaan 205 orang terkaya China turun US$ 195 miliar. Ini terjadi sejak indeks saham Shanghai Composite jatuh pada 12 Juni 2015.

Beberapa contohnya, Wang Jianlin, orang terkaya nomor satu di China, harganya turun US$ 6,5 miliar karena harga saham 2 perusahaannya di pasar modal turun.

Kemudian Jack Ma, pemilik toko online Alibaba, hartanya turun US$ 3,7 miliar, atau sekitar Rp 48,1 triliun. Ini karena saham Alibaba turun. Pemilik Baidu, Robin Li, hartanya turun US$ 1,4 miliar karena turunnya harga saham perusahaannya.

Namun saat ini, krisis tersebut sudah mulai mereda, karena pemerintah China membuat sejumlah aturanagar gejolak pasar saham diredam.

Sumber: (http://finance.detik.com/)

Penambahan produk reksadana baru di Phillip Reksadanaku Online.

Ciptadana

Posted on July 10, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: