BSDE meraup marketing sales Rp 3,6 triliun

JAKARTA. Selama enam bulan pertama tahun ini, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) meraup pra penjualan atau marketing sales senilai Rp 3,6 triliun. Jumlah ini tumbuh 26% daripada periode sama tahun sebelumnya. Realisasimarketing sales itu setara 48% dari target yang dipatok hingga pengujung 2015 sebesar Rp 7,5 triliun.

Kendati demikian, emiten properti Grup Sinarmas ini optimistis dapat memenuhi target. “Kami tidak berencana merevisi target,” kata Hermawan Wijaya, Direktur BSDE kepada KONTAN, kemarin.

Sebagian besar marketing sales berasal dari proyek yang berada di BSD City. Porsinya mencapai sekitar 70%. Sisanya berasal dari proyek yang tersebar di beberapa wilayah seperti Grand Wisata Bekasi, Legenda Wisata, Taman Banjar Wijaya Tangerang, Kota Wisata Cibubur dan Grand Kota Balikpapan.

Tahun ini, BSDE akan menggarap empat proyek baru yang ditargetkan bisa menyumbang marketing sales pada 2015. Pertama, proyek Taman Permata Buana bertajuk Aerium yang berlokasi di Kembangan, Jakarta Barat. Di lokasi ini akan dibangun kondominium dan kawasan terpadu dengan total dana investasi Rp 2 triliun.

Kedua, proyek Element di Rasuna Epicentrum Kuningan, Jakarta. Di tempat ini, BSDE siap membangun dua proyek apartemen dengan dana investasi mencapai Rp 2 triliun. Perseroan berniat meluncurkan tower pertama pada kuartal ketiga tahun ini.

Manajemen BSDE mengharapkan proyek Element bisa memperolehmarketing sales sebesar Rp 750 miliar hingga akhir tahun nanti. Ketiga, proyek high rise di daerah Tanjung Barat. BSDE akan mengembangkan kawasan tersebut menjadi kawasan terpadu dengan membangun ruang ritel, apartemen, hotel. Kelak, akan dibangun tiga menara di lokasi itu dengan nilai total investasi sebesar Rp 3 triliun.

Keempat, perseroan akan membangun proyek residensial rumah tapak di Samarinda, yakni Bumi Samarinda Damai seluas 100 hektare. Tahun ini, BSDE membidik marketing sales senilai Rp 100 miliar dari proyek Samarinda dengan harga jual di bawah Rp 1 miliar per unit.

Secara umum, BSDE mengalokasikan anggaran belanja modal atau capex tahun ini Rp 3,5 triliun-Rp 4 triliun. Dana itu bersumber dari kas internal dan eksternal seperti penerbitan obligasi. Perseroan menggunakan dana itu untuk membiayai pembangunan infrastruktur, akuisisi lahan dan pengembangan keempat proyek tadi.

Tahun ini, BSDE berniat mengakuisisi lahan 100 ha di beberapa proyek yang sudah berjalan, yakni BSD City, Grand Wisata dan Grand City Balikpapan.

Sumber: (http://investasi.kontan.co.id/)

Penambahan produk reksadana baru di Phillip Reksadanaku Online.

Ciptadana

Posted on July 10, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: