Gejolak Pasar Saham China Bikin Geger Dunia

Kejatuhan pasar saham di China membuat kalangan ekonom khawatir. Situasi ini bisa menjadi risiko terbesar yang mengganggu ekonomi negeri tirai bambu tersebut.

Para ekonom khawatir, kejatuhan pasar saham China juga bisa menghantam sektor properti.

Dalam beberapa pekan terakhir, pergerakan pasar saham China seperti roller-coaster, dan kapitalisasi pasarnya turun hingga US$ 3 triliun, atau sekitar Rp 39.000 triliun. Indeks utamanya, yaitu Shanghai Composite, sudah turun 30% di tahun ini. Lebih parah lagi, 2.800 perusahaan yang terdaftar di bursa tersebut dibekukan perdagangannya, karena nilai sahamnya jatuh dalam.

Selain kejatuhan bursa saham, China saat ini juga tengah mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi, yang terendah sejak krisis keuangan 2008. Kedua kondisi tersebut membuat ekonom khawtair.

“Kami selalu menyadari, risiko dari krisis keuangan di China tinggi. Apa yang terjadi di pasar saham China sepertinya melebar dan makin berisiko,” kata Analis Saham dari Bank of America Merril Lynch, seperti dilansir dari CNN, Kamis (9/7/2015).

Pemerintah China mencoba meredakan gejolak di pasar saham. Bank sentral China memangkas suku bunga ke posisi terendah sepanjang masa, para broker saham berkomitmen membeli saham-saham di bursa.

Namun tetap saja gejolak di apsar saham terjadi. Para ekonom dunia meminta pemerintah China terus berusaha mengatasi gejolak tersebut.

Paling mengkhawatirkan lagi, investor ritel berskala kecil, seperti remaja atau sopir taksi, yang ikut berinvestasi di pasar saham, menjadi korban terparah dari gejolak tersebut.

Anjloknya harga saham juga membuat masyarakat kelas menengah, yang berinvestasi di pasar saham, kehilangan uangnya. Ini bakal membuat konsumsi makin menurun. Sehingga ekonomi China makin sulit tumbuh tinggi.

Penurunan pasar saham juga membuat perusahaan di China sulit mendapatkan pendanaan dari pasar keuangan. Hasilnya, investasi di negeri tersebut bakal sulit tumbuh.

Sumber: (http://finance.detik.com/)

Penambahan produk reksadana baru di Phillip Reksadanaku Online.

Ciptadana

Posted on July 9, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: