PETER SONDAKH : FGV YANG MENDEKATI KAMI BUKAN SEBALIKNYA.

Grup Rajawali bereaksi atas aksi protes yang dilancarkan oleh beberapa pihak di Malaysia dalam hal rencana transaksi penjualan sahamnya di Eagle High Plantations kepada Felda Global Ventures.

Peter Sondakh dalam sebuah wawancaranya dengan The Star Malaysia mengungkapkan Selasa bahwa rencana penjualan 37 persen sahamnya di Eagle adalah bukan hal dimulai dari perusahaannya.

“Kesepakatan soal proposal FGV yang ingin membeli Eagle diusulkan dari pihak mereka (FGV). Ini terjadi sekitar enam minggu lalu. Kita tidak kenal mereka namun ada seorang bankir Malaysia yang bertindak selaku negosiator untuk FGV,” ujarnya.

Dia juga membantah adanya keterlibatan PM Malayzia Datuk Najib Razak dalam kesepakatan tersebut. “Saya tidak pernah bertemu Najib soal FGV,” ujar Sondakh yang memang dikenal berteman baik dengan PM Malaysia tersebut.

Meski tak mau menyebutkan siapa orang dari bank Malaysia yang memulai kesepakatan itu, namun Sondakh merasa tuduhan FGV yang dinilai membayar terlalu tinggi 37 persen saham Eagle adalah tidak benar.

“Jujur kita memang mencari harga tinggi. Namun ada beberapa pihak yang menawar harga yang kami tawarkan namun kami memilih FGV karena sinergi yang ditawarkan ke kita lebih baik. FGV memiliki lini bisnis dan sudah hadir di 13 negara,” kata Sondakh lagi.

“Kita tidak sedang menjual namun kita mencari sinergi. Saya ingin membangun perusahaan yang merupakan bagian dari jaringan global. Jika kita bersama dengan perusahaan Malaysia, kenapa tidak,” katanya lagi.

Seperti diketahui FGV berniat membeli 37 persen saham Eagle High Plantations senilai US$680 juta mayoritas dibayar dengan tunai bahkan FGV juga berniat mengakuisis pabrik gula Rajawali senilai US$67 juta .

Sumber: (http://investasi.kontan.co.id/)

Penambahan produk reksadana baru di Phillip Reksadanaku Online.

Ciptadana

Posted on June 24, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: