Akhir-akhir ini, isu merger atau penggabungan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) cukup ramai dibicarakan. Namun, isu ini ternyata dimentahkan.

“Nggak ada rencana, belum sampai kesana. Itu urusan Ibu Rini Soemarno (Menteri BUMN),” tegas Ketua Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi saat ditemui di acara Jakarta Food Security Summit di Jakarta Convention Center, Jumat (13/2/2015).

Menurutnya, untuk menjadi bank besar yang bisa bersaing di ajang Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), merger bukan satu-satunya cara. Bisa juga melalui penguatan masing-masing bank.

Sofjan menyebutkan, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan bantuan modal melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

“Lama-lama mereka (Mandiri dan BNI) juga bakal besar. Bisa dibantu lah mereka punya ekuiti, kasih ekuitinya lebih banyak supaya bisa berkembang lebih cepat lewat PMN. Nggak usah merger, kalauvalue-nya nggak sama nanti malah jadi perkara lagi,” jelas Sofjan.

Dalam 5 tahun ke depan, Sofyan mengungkapkan, belum ada rencana pemerintah untuk melakukan merger 2 bank pelat merah tersebut.

“Saya nggak percaya itu, sementara. Tapi kan bisa berubah dunianya,” kata dia.

Sumber: (http://finance.detik.com/)

Berinvestasi Saham dan Reksadana Online dalam satu platform?
Cuma di Phillip Securities Indonesia… PERTAMA DI INDONESIA.

Tidak perlu RIBET keluar masuk Platform… Semua jadi SATU….
Satu Rekening… Satu Akun… Satu Platform & Banyak Pilihan Reksadana..

Masih belum cukup??? Di Phillip Securities Indonesia…
Anda bisa membeli saham dengan Reksadana….

Masih belum cukup lagi??? Di Phillip Securities Indonesia,
Dana ‘Idle’ di rekening Anda bisa tumbuh maksimal secara Otomatis…

Silahkan masuk ke POEMS.CO.ID
Kami siap menjadi Mitra Anda dalam berinvestasi di Pasar Modal…