SAHAM BBNI NAIK 785,24% DALAM 6 TAHUN TERAKHIR.

Harga saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) mengalami penguatan yang cukup signifikan bila dilihat dari kacamata pemegang saham.

Tercatat, saham bank milik negara ini (BBNI) di akhir tahun 2008 tercatat sebesar Rp644 per saham dan terus bergerak naik hingga akhir Desember 2014 mencapai Rp6.100 per saham.

Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo menuturkan, bahwa saham BBNI telah mengalami apresiasi hampir 1000% atau tepatnya sebesar 785,24%. “Kami menyakini komitmen perusahaan terhadap peningkatan transparansi perusahaan akan meningkatkan value perusahaan dimata investor, serta memberikan hak dan perlakuan yang setara kepada pemegang saham,” ujar Gatot.

Menurutnya, salah satu indikasi kepercayaan yang diberikan investor kepada BNI adalah pergerakan saham BBNI sepanjang tahun 2014 yang dibuka pada posisi Rp3.950 per lembar pada 2 Januari 2014, meningkat 54,43% ke level Rp6.100 per lembar pada 30 Desember 2014.

“Bahkan, pada penutupan bursa tanggal 10 Februari 2015, saham BBNI bertengger pada posisi Rp6.800 per lembar,” katanya.

Sebagai informasi, perolehan laba bersih setelah pajak BNI tercatat sebesar Rp1,22 triliun pada tahun 2008, meningkat hampir sepuluh kali lipatnya menjadi sebesar Rp10,8 triliun (double digit) pada akhir tahun 2014.

Kemampuan BNI dalam mendayagunakan modal juga meningkat tajam. Hal ini terefleksi dari nilai Return on Equity (ROE) yang tercatat sebesar 23,5% pada tahun 2014, atau meningkat dari ROE pada tahun 2008 yang hanya sebesar 7,5%.

Pencapaian ROE tersebut, berada jauh diatas rata-rata tingkat keuntungan yang diharapkan (expected rate of return) oleh para pemodal di Indonesia yang ada pada kisaran 15-17% per tahun (pendekatan Capital Asset Pricing Model yang digunakan pemodal secara luas).

Demikian halnya dengan kemampuan BNI dalam memperoleh laba terhadap aset yang dimiliki, tercatat Return on Asset (ROA) sebesar 3,5% pada tahun 2014 atau meningkat signifikan dibandingan ROA 1,1% pada kurun waktu tujuh tahun sebelumnya.

Dengan demikian, setelah transformasi dalam kurun waktu tujuh tahun yang menunjukkan perbaikan kinerja yang cukup signifikan dan mengingat potensi pertumbuhan dan peningkatan kinerja yang masih dapat dicapai, maka sudah saatnya saham BNI menuju saham Bank Premium.

Sumber: (http://www.iqplus.info/)

Berinvestasi Saham dan Reksadana Online dalam satu platform?
Cuma di Phillip Securities Indonesia… PERTAMA DI INDONESIA.

Tidak perlu RIBET keluar masuk Platform… Semua jadi SATU….
Satu Rekening… Satu Akun… Satu Platform & Banyak Pilihan Reksadana..

Masih belum cukup??? Di Phillip Securities Indonesia…
Anda bisa membeli saham dengan Reksadana….

Masih belum cukup lagi??? Di Phillip Securities Indonesia,
Dana ‘Idle’ di rekening Anda bisa tumbuh maksimal secara Otomatis…

Silahkan masuk ke POEMS.CO.ID
Kami siap menjadi Mitra Anda dalam berinvestasi di Pasar Modal…

Posted on February 13, 2015, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: