Utang Pemerintah RI Kembali Naik Jadi Rp 2.531 Triliun

Jakarta -Setelah selama Juli 2014 turun, pada Agustus 2014 jumlah utang pemerintah naik Rp 30 triliun. Jumlahnya menjadi Rp 2.531,81 triliun.

Secara rasio terhadap PDB total di 2013, utang pemerintah Indonesia berada di level 25,8% hingga Agustus 2014.

Namun, jumlah utang pemerintah dengan denominasi dolar AS hingga Agustus 2014 mencapai US$ 216,08 miliar, naik dibandingkan posisi Juli 2014 yang US$ 215,77 miliar.

Demikian data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu yang dikutipdetikFinance, Jumat (19/9/2014).

Utang pemerintah di Agustus 2014 tersebut terdiri dari pinjaman Rp 674,07 triliun, naik dibandingkan Juli 2014 yang mencapai Rp 673,72 triliun. Kemudian berupa surat berharga Rp 1.857,74 triliun, naik dibandingkan posisi Juli 2014 yang mencapai Rp 1.827,21 triliun.

Jika menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 9.804 triliun, maka rasio utang Indonesia hingga Juli 2014 sebesar 25,8%.

Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga Agustus 2014 adalah:

  • Bilateral: Rp 356,64 triliun
  • Multilateral: Rp 270,82 triliun
  • Komersial: Rp 43,81 triliun
  • Supplier: Rp 260 miliar
  • Pinjaman dalam negeri: Rp 2,54 triliun

Berikut catatan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap PDB sejak tahun 2000:

  • Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
  • Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
  • Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
  • Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
  • Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
  • Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
  • Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
  • Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
  • Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
  • Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
  • Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
  • Tahun 2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
  • Tahun 2012: Rp 1.975,42 triliun (27,3%)
  • Tahun 2013: Rp 2.371,39 triliun (28,7%)
  • Agustus 2014: Rp 2.531,81 triliun (25,8%)

Sumber: (http://finance.detik.com/)

Blogspot

Posted on September 19, 2014, in Berita, Perkembangan Ekonomi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: