Monthly Archives: August 2014

Investor Lepas saham, IHSG Anjlok 47 Poin

Jakarta -Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 47 poin gara-gara aksi jual saham yang marak di akhir perdagangan. Aksi jual banyak dilakukan investor domestik.

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di Rp 11.685 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan kemarin di Rp 11.690 per dolar AS.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG menipis 9,216 poin (0,18%) ke level 5.175,263. Ancaman krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi memberi sentimen negatif ke lantai bursa.

Melemahnya bursa global dan regional memberi sentimen negatif, ditambah juga sentimen geopolitik konflik Ukraina-Rusia. Aksi jual pun langsung terjadi sejak pembukaan perdagangan.

Pada penutupan perdagangan sesi I, IHSG berkurang 7,860 poin (0,15%) ke level 5.176,619 akibat aksi lepas saham. Investor memilih keluar sejenak dari lantai bursa sampai situasi kembali kondusif.

Indeks sempat positif di awal perdagangan Sesi II sampai ke posisi tertingginya di 5.192,829. Banyak saham unggulan dan lapis dua yang melemah terkena aksi jual.

Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (29/8/2014), IHSG anjlok 47,616 poin (0,92%) ke level 5.136,863. Sementara Indeks LQ45 Jatuh 13,993 poin (1,58%) ke level 869,196.Next

(http://finance.detik.com/)

banner-FB

Advertisements

Go Private, Perdagangan Saham Malaysia Airlines Disetop

Saham maskapai asal negeri jiran, Malaysia Airlines (MAS), dihentikan sementara dalam rangka restrukturisasi. Program restrukturisasi itu termasuk Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 6.000 karyawan dan keluar dari lantai bursa Malaysia.

Program ini harus dilakukan jika MAS ingin terhindar dari kebangkrutan, terutama setelah mengalami dua insiden dalam satu tahun terakhir.

Perusahaan milik negara Malaysia, Khazanah Nasional, yang menguasai 70% saham MAS sudah mengumumkan detil dari program restrukturisasi yang membutuhkan dana hingga 6 miliar ringgit atau sekitar Rp 20 triliun ini.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan MAS kepada Bursa Malaysia, perdagangan saham sengaja dihentikan sementara terkait rencana restrukturisasi ini.

“Dihentikan atas permintaan Khazanah sehubungan dengan rencana restrukturisasi yang sudah diajukan,” kata laporan tersebut seperti dikutip AFP, Jumat (29/8/2014).

Selama ini MAS memang mengalami kesulitan bersaing di industri penerbangan, sudah bertahun-tahun tak pernah untung.

Kinerjanya tidak makin membaik, apalagi setelah terjadi insiden hilangnya MH370 dan meledaknya MH17 akibat rudal di perbatasan Ukraina.

(http://finance.detik.com/)

banner-FB

Gubernur Se-Sumatera Kompak Bangun Tol Dari Lampung Hingga Aceh

Padang -Pemerintah pusat beserta para pemerintah daerah se-Sumatera sepakat untuk memulai pembangunan Tol Trans Sumatera. Jalan tol sepanjang 1.833 km akan dibangun dari Lampung hingga Aceh melewati Jalur Timur Sumatera.

Peletakan batu pertama atau groundbreaking akan dilakukan pada awal Oktober. Ada empat ruas yang akan menjadi prioritas dibangun pada tahap I.

“Bahwa dalam waktu tak lama, akan di-launching proyek Tol Trans Sumatera dengan empat ruas prioritas,” kata Menko Perekonomian Chairul Tanjung usai memimpin rapat koordinasi dengan Gubernur se-Sumatera di Hotel Grand Inna Muara, Padang, (29/8/2014).

Empat ruas tersebut adalah Bakauheuni-Bandar Lampung, Palembang-Indralaya, Pekanbaru-Dumai, dan Medan-Binjai. Keempat ruas tersebut memakan biaya Rp 31,5 triliun dan dipegang oleh PT Hutama Karya.

“Yang lainnya dibangun bertahap, prioritas ada empat dulu. Sampai semua provinsi akan terkoneksi dengan tol nantinya,” papar CT, sapaan Chairul Tanjung.

Dalam rapat yang berlangsung, CT mengaku cukup banyak mendapat pertanyaan, saran, kritik, dan keluhan dari para gubernur. Menurutnya, hal-hal tersebut dapat dipahami, untuk mencari solusi yang tepat dalam pembangunan Tol Trans Sumatera.

CT mengakui proyek ini memakan waktu yang lama karena nilainya yang besar. Selain itu, perlu adanya komitmen dari semua intansi pemerintahan hingga pemerintah provinsi. Next

(http://finance.detik.com/)

banner-FB

HARGA RATA-RATA PENJUALAN CPO AALI HINGGA JULI NAIK 29,6%.

PT Astra Agri Lestari Tbk (AALI) menyampaikan dengan peningkatan produksi CPO selama 7 bulan pertama tahun ini sebesar 16,6 persen, volume penjualan CPO selama 7 bulan tersebut menjadi 779.477 ton.

Menurut keterangan yang dilansir Jumat, volume penjualan olein sebesar 120.376 ton dan harga rata-rata penjualan CPO AALI meningkat 29,6 persen dari Rp6.702 per kilogram pada tahun 2013 menjadi Rp8.687 per kilogram.

Volume penjualan kernel sampai dengan Juli 2014 mencapai 202.595 ton atau tumbuh 8,8 persen, dibandingkan tahun 2013 yaitu sebesar 186.191 ton. Harga penjualan kernel juga mengalami peningkatan yang cukup tajam sebesar 94,4 persen yaitu dari Rp2.967 per kilogram menjadi Rp5.767 per kilogram.

(http://www.iqplus.info/)

banner-FB

Tekan beban pokok, laba bersih KIJA naik 27%

JAKARTA. PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) mencatat penjualan semester I lalu yang kurang memuaskan. Pada periode tersebut, pendapatan KIJA turun 4% menjadi Rp 1,44 triliun periode yang sama tahun sebelumnya, Rp 1,51 triliun.

Namun, beban pokok pendapatannya mengalami penurunan 11% menjadi Rp 736,96 dari sebelumnya Rp 828,71 miliar. Alhasil, laba kotor perseroan naik 4% mnjadi 705,93 miliar dari sebelumnya Rp 677,95 miliar.

Sementara, porsi beban pokok pendapatannya turun menjadi 49% dari sebelumnya 55%. Hal ini membuat KIJA mampu meningkatkan laba bersihnya meski pendapatannya mengalami penurunan.

Semester I 2014, laba bersih KIJA Rp 426,95 miliar. Angka ini naik 27% dari sebelumnya Rp 335,75 miliar. Laba bersih per saham atau earning per share (EPS) KIJA juga meningkat menjadi Rp 21,10 per saham dari sebelumnya Rp 16,59 per saham.

(http://investasi.kontan.co.id/)

banner-FB

%d bloggers like this: