Kementerian ESDM Bantah Perpanjang Kontrak Freeport

JAKARTA – Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan tidak memberikan perpanjangan kontrak kepada PT Freeport Indonesia. Saat ini kontrak Freeport dinyatakan telah habis.

“Tdak ada lagi istilah perpanjangan kontrak,” ujar Direktur Jenderal Minerba R Sukhyar di kantor Kementerian ESDM, Jumat (25/7/2014).

Sukhyar memaparkan Freeport ingin melakukan eksplorasi dalam negeri, harus mengajukan renegosiasi kontrak. Sebelum renegosiasi keluar, Freeport hanya mendapatkan izin usaha pertambangan khusus yang harus disetujui oleh Peraturan Menteri Keuangan.

“Rezim kontrak sudah habis, sekarang rezim usaha pertambangan khusus namanya,” ungkap Sukhyar.

Sebelumnya diketahui, Kementerian ESDM dan Freeport Indonesia kerja sama dalam MoU amandemen kontrak. Isi dari MoU tersebut bahwa Freeport menyetujui renegosiasi kontrak.

“Kalau kontrak berakhir diperpanjang rezimnya izin,” jelas Sukhyar.

Sukhyar memaparkan izin ekspor Freeport dari pemerintah, tapi sampai saat ini belum diberikan. Hingga saat ini kontrak Freeport berjalan sampai tahun 2021.

“Freeport masih berjalan dengan kontrak sampai 2021 menurut peraturan perundangan berlaku,” kata Sukhyar.

Sumber: (TRIBUNNEWS.COM)

belajar2

Advertisements

Posted on July 25, 2014, in Berita. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: