Dalam berinvestasi, kita membutuhkan pengetahuan atau dasar ilmu sebelum memulainya. Hal itu ditujukan untuk mengurangi resiko dari berinvestasi. Dengan pengetahuan yang memadai, seorang investor dapat mengendalikan resiko yang akan dihadapi , sehingga investor tersebut tidak mengalami kerugian yang besar atau bahkan kehilangan aset-aset yang diinvestasikan.

Salah satu alternatif investasi yang popular di  sektor keuangan adalah reksadana. Jumlah produk  reksadana di Indonesia pun telah banyak dipasarkan, yaitu sekitar 880 reksadana (www.ojk.go.id).   Dari sekian banyak jumlah reksadana yang dipasarkan  dapat dikelompokan menjadi 4 jenis yaitu : 1. Reksadana Saham2. Reksadana Campuran3. Reksadana Pendapatan Tetap4. Reksadana Pasar Uang

Keempat jenis reksadana di atas memiliki tingkat resiko yang berbeda.  Reksadana Saham memiliki resiko yang paling tinggi, sekaligus menjanjikan imbal hasil  (return) yang paling tinggi.  Urutan kedua Reksadana Campuran, diikuti oleh Reksadana Pendapatan Tetap. Urutan keempat adalah Reksadana Pasar Uang menjadi reksadana kurang berisiko, sekaligus menjanjikan imbal hasil (return) yang paling rendah.  Dalam mengelola resiko, yang menjadi pertimbangan utama adalah jangka waktu investasi (time horizon).

Baca kelanjutan di link berikut, 

http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com/2014/04/berinvestasi-di-reksadana-butuh.html

PRODUK BARU DARI PHILLIP SECURITIES, MEMUNGKINKAN ANDA BERTRANSAKSI REKSADANA DAN SAHAM, HANYA DALAM 1 ACCOUNT.
UNTUK INFO LEBIH LANJUT, JOIN OUR WEBINAR:

Sosialisasi Phillip Reksadanaku Tanggal 2 & 3 April, 2014 Jam, 16:00 PM, klik link dibawah:

https://attendee.gotowebinar.com/register/2257883768898400257

Cukup mendaftar sekali untuk Webinar ini, dan Anda dapat mengikuti 2x.

Masuk link diatas, kemudian isi form data yang diminta, dan masuk kembali saat waktu sudah menunjukan webinar dimulai