Monthly Archives: December 2013

Pertama Kalinya Dalam Sejarah, Perdagangan Bursa Akhir Tahun Ditutup OJK

Jakarta -Pertama kalinya dalam sejarah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menutup perdagangan bursa akhir tahun. Biasanya, penutupan dilakukan oleh perwakilan dari Kementerian Keuangan.

“Mudah-mudahan pada penutupan perdagangan kali ini Indeks bisa bisa lebih baik, karena per tanggal 27 Desember 2013 itu masih minus 3,3%,” kata Anggota Dewan Komisioner OJK Nurhaida saat jumpa pers, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/12/2013).

Pada penutupan perdagangan akhir tahun lalu, IHSG ditutup oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo. IHSG menanjak 34,826 poin (0,81%) ke level 4.316,687.

Sampai 27 Desember 2013 kemarin, IHSG masih berada di level 4.212,908 yang artinya masih minus. Siang tadi IHSG sedang dalam tren menguat dan berhenti di 4.245,545 saat penutupan perdagangan sesi I.

Pada penutupan perdagangan kali ini juga turut hadir jajaran direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

(sumber : http://finance.detik.com )

Phillip Securities Indonesia, melalui Phillip Education Center, mengadakan program “School Of Technical Analysis”.

Program pembelajaran tehnik analis yang terbagi dalam tiga klasifikasi, Beginner, Intermediate, Advanced. Program ini merupakan yang kedua kalinya diadakan oleh Phillip Securities Indonesia, setelah diadakan pada awal 2013 dan mendapat respon sangat baik dari para peserta. Program terbaru akan dimulai pada tanggal 8 Februari 2014, dan dimulai dengan level beginner terlebih dahulu selama 3x pertemuan, dilanjutkan intermediate (3x pertemuan), kemudian advance (3x pertemuan).
Untuk mengetahui cara mendaftar menjadi peserta “School Of Technical Analysis”, untuk melihat Modul Pembelajaran, Jadwal Pembelajaran, serta Biaya Pembelajaran, secara jelas dan lengkap silahkan masuk pada link berikut.

http://www.poems.web.id/htm/freeducation/TechnicalAnalysis_%20Modul2014.pdf

Advertisements

Siap-siap, pekan depan satuan lot saham berubah

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan penerapan fraksi dan lot saham baru mulai pekan depan atau Senin (6/1/2014). Sebelum melakukan penerapan aturan itu, BEI sudah melakukan uji coba ke dua pada pertengahan bulan Desember.

Sebelumnya, uji coba pertama telah dilakukan oleh BEI pada bulan November. Uji coba dilakukan kepada seluruh AB, yang kini jumlahnya sekitar 113 perusahaan. Sebagaimana diketahui, BEI resmi mengubah Peraturan Nomor II-A tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas (Lampiran Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No.: Kep-00071/BEI/11-2013 perihal Perubahan Satuan Perdagangan dan Fraksi Harga tanggal 8 November 2013)

Isinya antara lain mengubah jumlah satuan lot dari 500 saham menjadi 100 saham. BEI juga memberlakukan fraksi harga (tick price) saham baru.

Seiring dengan perubahan itu, BEI juga merevisi ketentuan batas penghentian perdagangan secara otomatis (auto reject). Sebelumnya, sistem perdagangan di BEI (Jakarta Automatic Trading System/JATS), batasauto rejection volume penawaran jual atau  permintaan beli adalah lebih dari 10.000 lot atau 5% dari jumlah efek yang tercatat di BEI.

Awalnya, kebijakan ini diterapkan awal Desember 2013. Namun, melihat masih ada beberapa sekuritas yang belum siap, akhirnya BEI menunda hingga 6 Januari 2014 mendatang.

(sumber : http://investasi.kontan.co.id )

Phillip Securities Indonesia, melalui Phillip Education Center, mengadakan program “School Of Technical Analysis”.

Program pembelajaran tehnik analis yang terbagi dalam tiga klasifikasi, Beginner, Intermediate, Advanced. Program ini merupakan yang kedua kalinya diadakan oleh Phillip Securities Indonesia, setelah diadakan pada awal 2013 dan mendapat respon sangat baik dari para peserta. Program terbaru akan dimulai pada tanggal 8 Februari 2014, dan dimulai dengan level beginner terlebih dahulu selama 3x pertemuan, dilanjutkan intermediate (3x pertemuan), kemudian advance (3x pertemuan).
Untuk mengetahui cara mendaftar menjadi peserta “School Of Technical Analysis”, untuk melihat Modul Pembelajaran, Jadwal Pembelajaran, serta Biaya Pembelajaran, secara jelas dan lengkap silahkan masuk pada link berikut.

http://www.poems.web.id/htm/freeducation/TechnicalAnalysis_%20Modul2014.pdf

1 Dekade, IHSG 3 Kali Terkoreksi Besar

JAKARTA – Dalam perspektif jangka panjang satu dekade, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah terkoreksi besar selama tiga kali. Dalam pandangan jangka pendek, IHSG cenderung bergerak negatif, setidaknya hingga Pemilu selesai. 

Menurut Head of Research KSK Financial Group David Cornelis, saat ini kondisi IHSG  kurang momentum untuk langsung bangkit kembali di tengah tekanan global serta perlu waktu untuk konsolidasi kebijakan ekonomi Presiden yang baru.
 
“Saat ini hingga jangka menengah, pasar uang cenderung lebih berkorelasi dengan IHSG ketimbang valuasi fundamentalnya,” ujarnya kepada Okezone, Senin (30/12/2013).
 
Skenario 2014, di semester pertama IHSG akan menguji titik terendah sebelumnya ke level 3.837, lalu kembali memantul dan melanjutkan tren naik sekularnya setelah Presiden baru menjabat dan membawa IHSG menguji level psikologis 5.000 kembali.
 
Sementara itu, aksi jual investor asing cukup masif di November lalu sebesar Rp4 triliun, menambahi total dana asing yang keluar sejak awal tahun sekitar Rp20 triliun atau terburuk sejak Presiden SBY menjabat di awal periode pertamanya. 

Secara tradisional, dana yang ditarik pada Pemilu satu dekade lalu sekitar Rp37 triliun menjelang terpilihnya Presiden baru. Dana tersebut tentunya sebagai pendanaan untuk kampanye Pemilu, yang berarti akan ada potensi pelemahan lanjutan di pasar modal di semester pertama tahun depan. 

(sumber : http://economy.okezone.com )

Phillip Securities Indonesia, melalui Phillip Education Center, mengadakan program “School Of Technical Analysis”.

Program pembelajaran tehnik analis yang terbagi dalam tiga klasifikasi, Beginner, Intermediate, Advanced. Program ini merupakan yang kedua kalinya diadakan oleh Phillip Securities Indonesia, setelah diadakan pada awal 2013 dan mendapat respon sangat baik dari para peserta. Program terbaru akan dimulai pada tanggal 8 Februari 2014, dan dimulai dengan level beginner terlebih dahulu selama 3x pertemuan, dilanjutkan intermediate (3x pertemuan), kemudian advance (3x pertemuan).
Untuk mengetahui cara mendaftar menjadi peserta “School Of Technical Analysis”, untuk melihat Modul Pembelajaran, Jadwal Pembelajaran, serta Biaya Pembelajaran, secara jelas dan lengkap silahkan masuk pada link berikut.

http://www.poems.web.id/htm/freeducation/TechnicalAnalysis_%20Modul2014.pdf

RI Terjebak Tekanan Nilai Tukar Rupiah

JAKARTA – Indonesia termasuk dalam kelompok negara dengan pendapatan menengah-bawah dan dipastikan akan terperangkap dalam tiga tahun ke depan,ini merupakan risiko besar karena sudah seperempat abad lamanya berjalan.

Seperti diketahui, untuk naik kelas di 2016, Indonesia harus bertumbuh sebesar 15 persen per tahun, padahal 10 tahun sejak era milenium reratanya hanya sebesar 4 persen. 

Head of Research KSK Financial Group David Cornelis mengatakan, saat ini kondisi Indonesia terjebak oleh tekanan terhadap nilai tukar, neraca perdagangan dan anggaran subsidi BBM. 
 
Ironisnya, Menteri Keuangan Chatib Basri malah menargetkan pertumbuhan ekonomi tidak boleh di atas 6 persen dalam beberapa tahun mendatang karena mengambil kebijakan moneter ketat untuk melawan defisit transaksi berjalan. 

Selain itu, target pertumbuhan kredit perbankan pun juga ditekan hingga hanya sekitar 16 persen di tahun 2014, adapun angka tersebut ekuivalen dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5 persen saja. 

“Otomatis tidak ada valuasi premium bagi pasar saham tahun depan,” katanya kepada Okezone, Senin (30/12/2013).

Selama ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu di atas 6 persen selama 3 tahun terakhir. Awal tahun ini, pemerintah optimis menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun 2013 sebesar 6,8 persen, namun yang mungkin terealisasi di akhir tahun malah minus 1 persen dari target, menjadi 5,8 persen. 
 
“Pemerintah seharusnya jangan hanya ‘menendang kaleng’ defisit dengan menaikkan BI Rate, yang sudah naik sebesar 1,75 persen dalam 6 bulan, padahal selama 16 bulan sebelumnya bertahan di 5,75 persen,” ungkap dia.

Pemerintah bukan Scheherazade, yang mencoba bertahan dengan menuturkan cerita bersambung, karena setelah lewat 1001 malam ke depan pun rasanya sukar untuk keluar perangkap dari kelompok negara kelas menengah. 

Adapun hajatan lima tahunan Pemilu akan menciptakan nilai perputaran ekonomi hingga Rp44 triliun di 2014 dan hanya akan menaikkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,2 persen. Peningkatan suku bunga berpotensi meningkatkan risiko pemerintah, matinya bisnis, naiknya pengangguran, serta menurunkan kelayakan kredit dan peringkat investasi di Indonesia. 

(sumber : http://economy.okezone.com )

Phillip Securities Indonesia, melalui Phillip Education Center, mengadakan program “School Of Technical Analysis”.

Program pembelajaran tehnik analis yang terbagi dalam tiga klasifikasi, Beginner, Intermediate, Advanced. Program ini merupakan yang kedua kalinya diadakan oleh Phillip Securities Indonesia, setelah diadakan pada awal 2013 dan mendapat respon sangat baik dari para peserta. Program terbaru akan dimulai pada tanggal 8 Februari 2014, dan dimulai dengan level beginner terlebih dahulu selama 3x pertemuan, dilanjutkan intermediate (3x pertemuan), kemudian advance (3x pertemuan).
Untuk mengetahui cara mendaftar menjadi peserta “School Of Technical Analysis”, untuk melihat Modul Pembelajaran, Jadwal Pembelajaran, serta Biaya Pembelajaran, secara jelas dan lengkap silahkan masuk pada link berikut.

http://www.poems.web.id/htm/freeducation/TechnicalAnalysis_%20Modul2014.pdf

Hanya di Indonesia, Kawasan Industri Dimiliki Swasta

Jakarta -Saat ini sejumlah kawasan industri di Indonesia dikelola oleh pihak swasta. Indonesia jadi negara satu-satunya di dunia yang pemerintahnya tidak mengelola kawasan industri.

“Di Indonesia mungkin satu-satunya negara yang kawasan industrinya tidak dibangun pemerintah. Jepang itu dibangun pemerintah karena kawasan industri dianggap infrastruktur,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Anshari Bukhari pada media briefing UU Perindustrian, di Kantor Kementerian Perindustrian, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (30/12/2013).

Dalam UU Perindustrian yang baru, disebutkan pemerintah dapat membangun kawasan industri dan mengelolanya, khususnya di luar Jawa.

“Ke depan, bahwa pemerintah juga dapat membangun kawasan industri jadi tidak lagi sepenuhnya diserahkan ke swasta. Di luar jawa, pemerintah mesti membangun kawasan industri,” katanya.

Namun, aturan tersebut bagi pemerintah masih bersifat belum wajib atau optional. Anshari mengatakan, dibangunnya kawasan industri oleh pemerintah termasuk dengan infrastrukturnya tergantung dari APBN yang tersedia.

“Itu tergantung kemampuan pemerintah dan ketersediaan APBN,” katanya.

Yang juga disoroti dalam UU Perindustrian yang baru ini adalah sanksi terhadap penyalahgunaan aturan mengenai SNI wajib. Pada pasal 120 disebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja memproduksi, mengimpor dan atau mengedarkan barang dan atau jasa industri yang tidak memenuhi SNI, spesifikasi teknis dan atau pedoman tata cara yang diberikan secara wajib di bidang industri dipidana dengan pidana paling 5 tahun dan denda paling banyak Rp 3 miliar.

Dalam UU Perindustrian yang baru ini terdapat 125 pasal dan terbagi menjadi 5 Bab bahasan mengenai industri.

(sumber : http://finance.detik.com )

Phillip Securities Indonesia, melalui Phillip Education Center, mengadakan program “School Of Technical Analysis”.

Program pembelajaran tehnik analis yang terbagi dalam tiga klasifikasi, Beginner, Intermediate, Advanced. Program ini merupakan yang kedua kalinya diadakan oleh Phillip Securities Indonesia, setelah diadakan pada awal 2013 dan mendapat respon sangat baik dari para peserta. Program terbaru akan dimulai pada tanggal 8 Februari 2014, dan dimulai dengan level beginner terlebih dahulu selama 3x pertemuan, dilanjutkan intermediate (3x pertemuan), kemudian advance (3x pertemuan).
Untuk mengetahui cara mendaftar menjadi peserta “School Of Technical Analysis”, untuk melihat Modul Pembelajaran, Jadwal Pembelajaran, serta Biaya Pembelajaran, secara jelas dan lengkap silahkan masuk pada link berikut.

http://www.poems.web.id/htm/freeducation/TechnicalAnalysis_%20Modul2014.pdf

%d bloggers like this: