PENDAPATAN TOL JSMR CAPAI Rp4,22 TRILIUN DI KUARTAL III

Hingga kuartal ketiga tahun ini, PT Jasa Marga (persero) Tbk (JSMR) berhasil membukukan peningkatan pendapatan Tol mencapai Rp4,22 triliun. Angka tersebut naik sebanyak 3,45% dari pendapatan Tol pada periode sama tahun lalu yang mencapai Rp4,08 triliun.

“Untuk Pendapatan Usaha Lainnya mengalami peningkatan cukup signifikan, yakni sebesar 70% menjadi Rp258 miliar dari Rp148 miliar,” kata Direktur Keuangan Jasa Marga, Reynaldi Hermansjah dalam keteranga pers yang diedarkan, Kamis.

Ia mengungkapkan kalau peningkatan pendapatan Tol dan lainnya itu didukung naiknya pendapatan usaha (diluar Pendapatan Konstruksi) sebesar Rp4,47 triliun dengan volume transaksi sebesar 931,50 juta kendaraan. Jumlah itu naik sebanyak 6% jika dibandingkan periode serupa tahun lalu yakni sebesar Rp4,23 triliun.

Dari Pendapatan Usaha tersebut, sepanjang kuartal III – 2013 terjadi peningkatan aktivitas investasi yang sangat besar. Hal tersebut tampak dari melonjaknya Pendapatan Konstruksi dari Rp1,16 triliun pada kuartal III 2012 menjadi Rp2,6 triliun pada kuartal ketiga tahun ini.

Reynaldi menyebutkan kalau peningkatan ini menggambarkan keberhasilan perseroan dalam menyelesaikan pembangunan ruas Tol Bali Mandara yang dioperasikan pada awal Oktober, serta finalisasi konstruksi dari 2 ruas jalan tol baru yakni, Seksi Ungaran-Bawen (Ruas Semarang-Solo) dan Seksi Kebon Jeruk-Ciledug(Ruas tol JORR W2 Utara). Konstruksi dari kedua ruas tersebut diharapkan bakal rampung akhir tahun ini.

“Secara keseluruhan, Pendapatan Usaha Jasa Marga pada kuartal ketiga tahun ini adalah Rp7,07 triliun atau naik 31,2% dari Pendapatan Usaha pada periode serupa tahun lalu yang mencapai Rp5,39 triliun,” imbuhnya.

Nah, guna menghadapi tantangan pertumbuhan lalu lintas yang lebih tinggi dibanding dengan pertumbuhan panjang jalan tol, Reynaldi membeberkan kalau perseroan bakal melakukan berbagai upaya peningkatan pelayanan lalu lintas, khususnya dengan mengoperasikan secara maksimal seluruh gardu pada ruas-ruas utama Jasa Marga diwilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Bandung.

“Konsekuensi dari peningkatan pelayanan lalu lintas ini adalah membengkaknya beban operasi termasuk didalamnya peningkatan jumlah SDM. Selain itu, penyesuaian UMR dan BBM juga ikut berikan dampak pada struktur biaya Jasa Marga,” tutupnya.

(sumber: http://www.iqplus.info)

Visit us at:

http://www.phillip.co.id/

http://www.poems.co.id/

http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com

http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT

http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia

Posted on October 31, 2013, in Berita, Info Saham - Update IHSG, Just Info. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: