Kepemilikan Asing atas Obligasi Negara Meningkat

Dealer memantau penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) di global market Bank Mandiri, Jakarta. Foto: Investor Daily/AVID GITA ROZA

JAKARTA– Kepemilikan obligasi negara atau surat berharga negara yang dapat diperdagangkan oleh pihak asing per 5 Juli 2013 mencapai Rp284,62 triliun, naik dibanding akhir Juni 2013 yang mencapai Rp282,96 triliun.

Data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan melalui laman resminya di Jakarta, Selasa, menyebutkan total SBN yang dapat diperdagangkan per 5 Juli 2013 mencapai Rp896,71 triliun.

Sebelumnya per 1 Juli 2013, kepemilikan pihak asing atas SBN yang dapat diperdagangkan mencapai Rp284,14 triliun dari total Rp888,51 triliun. Per 3 Juli 2013 mencapai Rp284,56 triliun dari total Rp888,51 triliun.

Jumlah kepemilikan SBN oleh pihak asing per 5 Juli 2013 sebesar Rp284,62 triliun itu merupakan bagian dari SBN yang dimiliki oleh pihak nonbank yang mencapai Rp548,37 triliun.

Selain oleh pihak asing, jumlah Rp548,37 triliun itu dimiliki oleh perusahaan reksadana Rp39,92 triliun, asuransi Rp127,14 triliun, dana pensiun Rp29,48 triliun, sekuritas Rp1,07 triliun, individu Rp25,02 triliun, dan lain-lain Rp41,12 triliun.

Sementara itu kepemilikan oleh bank mencapai Rp321,70 triliun dan oleh Bank Indonesia (BI) mencapai Rp26,64 triliun.

Pada Juni 2013, kepemilikan SBN oleh pihak asing mencapai Rp282,96 triliun atau turun signifikan dibanding Mei 2013. Kepemilikan SBN oleh pihak asing pada akhir Mei 2013 mencapai Rp302,94 triliun dari total SBN yang dapat diperdagangkan saat itu sebesar Rp895,77 triliun.

Kepemilikan oleh pihak asing sebesar Rp302,94 triliun itu merupakan bagian dari kepemilikan oleh nonbank yang mencapai Rp566,71 triliun. (ant/gor)

(sumber: http://www.investor.co.id/)

Visit us at:

http://www.phillip.co.id/
http://www.poems.co.id/
http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT
http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia