Monthly Archives: June 2013

BBCA akan akusisi 45% saham CSF

BBCA akan akusisi 45% saham CSF

 

BBCA akan akusisi 45% saham CSF

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengakuisisi saham PT Central Sentosa Finance (CSF) di PT Multikem Suplindo (MS) dan PT Sinar Mitra Sepadan Finance (SMSF). 

MS dan SMSF memiliki sekitar 45 persen saham di PT CSF. CSF merupakan perusahaan pembiayaan yang didirikan pada 2010 dan berlokasi di Jakarta Utara.

Berdasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/6/2013) dijelaskan bahwa penandatanganan nota kesepahaman jual beli saham dengan antara perseroan dengan MS dan SMSF telah dilakukan pada 26 Juni 2013.

Sementara itu, perjanjian jual beli saham baru akan diteken setelah terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan, termasuk diperolehnya persetujuan dari Bank Indonesia (BI) terkait akuisisi tersebut.

Sekedar informasi, salah satu perusahaan BCA, yakni PT BCA Finance memiliki 25 persen daham PT CSF. Dengan demikian, jika akuisisi ini efektif, maka perseroan secara langsung akan memiliki 45 persen saham CSF dan secara tidak langsung memeiliki 25 persen saham CFS melalui BCA Finance.

(rna)

(sumber: http://ekbis.sindonews.com/)

Visit us at:

http://www.phillip.co.id/
http://www.poems.co.id/
http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT
http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia

Advertisements

BTPN bayar bunga obligasi Rp12 M   Sindonews.com –

BTPN bayar bunga obligasi Rp12 M

 

BTPN bayar bunga obligasi Rp12 M

Sindonews.com – PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) melakukan pembayaran bunga obligasi sebesar Rp112,11 miliar untuk Obligasi Berkelanjutan I BTPN tahap I/2011 seri A dan B. 

Berdasarkan laporan perseroan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (28/6/2013) disebutkan bahwa bunga Obligasi Berkelanjutan I BTPN tahap I/2011 seri A senilai Rp3,82 miliar.

Adapun, nilai emisi obligasi seri A ini sebesar Rp165 miliar, dengan tingkat bunga senilai 9,25 persen. Obligasi seri A  akan jatuh tempo pada 28 Juni 2014.

Sementara bunga yang dibayarkan perseroan untuk Obligasi Berkelanjutan I BTPN tahap I/2011 seri B sebesar Rp8,29 miliar. Total emisi obligasi seri B sebesar Rp335 miliar, dengan bunga 9,9 persen dan jatuh tempo pada 28 Juni 2016.

Pembayaran bunga obligasi tersebut telah dilakukan perseroan pada hari ini. Bunga yang dibayarkan perseroan tersebut merupakan bunga tahap kedelapan.

 

 

(sumber: http://ekbis.sindonews.com/)

Visit us at:

http://www.phillip.co.id/
http://www.poems.co.id/
http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT
http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia

Mitra Pinasthika perkuat integrasi bisnis anak usaha

Mitra Pinasthika perkuat integrasi bisnis anak usaha

 

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menegaskan akan terus memberikan nilai tambah guna memaksimalkan potensi aset perseroan, dengan melakukan integrasi bisnis antar anak perusahaan.

“Sebagai contoh dengan melakukan integrasi bisnis diantara anak perusahaan seperti cross selling antara bisnis penjualan motor dengan perusahaan pembiayaan dan asuransi,” kata Direktur Keuangan MPMX, Troy Parwata dalama keterangannya di Jakarta, jumat (28/6/2013).

Sebagai perusahaan konsumer automotif dengan pertumbuhan bisnis sangat cepat, dia menjelaskan, MPM Group secara langsung maupun tidak langsung memiliki 13 anak perusahaan yang terbagi dalam empat sektor bisnis utama.

MPMMulia dan MPMMotor mewakili bisnis distribusi dan pemasaran motor Honda di 11 provinsi di Indonesia. Di bisnis manufaktur automotif, MPM Group kini mengendalikan 100 persen saham FKT yang memproduksi dan memasarkan oli merek Federal Oil yang merupakan pemimpin pasar oli sepeda motor Indonesia.

Dua lini bisnis utama MPM Group adalah bisnis rental kendaraan dan jasa keuangan. Di sektor keuangan, MPM Group mengendalikan perusahaan asuransi umum dan dua perusahaan multifinance, yaitu MPMFinance dan PT Sasana Artha Finance (SAF).

Untuk memperkuat  SAF, MPM Group telah menggandeng partner strategis, yaitu JACCS, salah satu lembaga pembiayaan konsumer terbesar di Jepang.

Menurut Direktur Utama Mitra Pinasthika Mustika, Tossin Himawan, masuknya partner strategis seperti JACCS akan memberikan nilai tambah bagi SAF untuk tumbuh dan berkembang menjadi perusahaan multifinance terdepan di Indonesia.

“Strategi yang dikembangkan di SAF tersebut sejalan dengan upaya MPM Group untuk tumbuh secara organik dan anorganik. Sinergi diantara unit-unit usaha di bawah MPM Group ini merupakan cara yang tepat untuk meningkatkan nilai perusahaan. Strategi ini juga akan mampu memaksimalkan setiap potensi pasar dan di saat yang sama terus memberikan layanan yang sesuai kebutuhan konsumen,” tandas Tossin.

 

(rna)

 

(sumber: http://ekbis.sindonews.com/)

<strong>Visit us at:</strong>

http://www.phillip.co.id/
http://www.poems.co.id/
http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT
http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia

Bagi Dividen, CNKO Siapkan Rp16,3 M

Bagi Dividen, CNKO Siapkan Rp16,3 M

Jakarta – PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) akan membagikan dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp16,3 miliar atau Rp3,84 per lembar saham.

Presiden Direktur CNKO, Henri Setiadi mengatakan, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk menyetujui pembagian dividen tunai sebesar 20% dari dana cadangan.

Perseroan mengalokasihan laba bersih pada 2012 untuk dana cadangan sebagaimana disyaratkan UU No. 40 Tahun 2007 sebesar Rp129,4 miliar atau 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor.

“Sisanya sebesar Rp142,05 miliar akan dicatat dalam Saldo Laba (Retained Earning) untuk mendukung pengembangan usaha perseroan ke depan,” katanya dalam keterangan resmi perseroan, Jumat (28/6/2013).

Selama tahun 2012, PT Exploitasi Energi Indonesia, Tbk berhasil membukukan kenaikan pendapatan sebesar 46% dan EBITDA sebesar 18% dari tahun sebelumnya. EBITDA mengalami peningkatan dari sebelumnya Rp145,5 miliar menjadi Rp171,7 miliar. Sedangkan penjualan mengalami peningkatan sebesar Rp1,515 triliun. [hid]

(sumber: http://pasarmodal.inilah.com/)

Visit us at:

http://www.phillip.co.id/
http://www.poems.co.id/
http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT
http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia

IHSG Datar-Naik, Tujuh Saham Layak Dicermati

IHSG Datar-Naik, Tujuh Saham Layak Dicermati

Jakarta – Hingga penutupan Jumat (28/6/2013), laju IHSG diprediksi mendatar cenderung menguat dalam support 4.595 dan resistance 4.773. Tujuh saham dinilai layak dicermati.

Pada sesi pertama perdagangan Jumat (28/6/2013) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup menguat 77,97 poin (1,67%) ke posisi 4.753,723. Level terendah 4.721,576 dan tertinggi 4.772,817. Investor asing mencatakan aksi beli bersih (net fereign buy) sebesar Rp294,1 miliar.

Dalam risetnya, Danareksa Research Institute melaporkan, IHSG bersama bursa Asia ditutup ceria. Setelah sebelumnya naik tajam, IHSG juga berhasil melanjutkan penguatannya dengan naik 1,92% ke level 4.675.75. Sentimen positif datang dari rilis indikator ekonomi AS yang masih mampu menyokong pasar bergerak lebih tinggi.

Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal pertama 2013 final AS naik 1,8%, dari perhitungan sebelumnya sebesar 2,4 %. Dari kawasan Asia laba perusahaan manufaktur China dalam 4 bulan terakhir mencapai 1,61 triliun yuan atau setara US$262,6 miliar), atau meningkat 11,4% dari tahun sebelumnya.

Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,77 % ke level 15.024,49, dengan sokongan saham-saham keuangan dan konsumen. Sejumlah rilis indikator ekonomi AS mendorong kinerja bursa makin kuat. Klaim tunjangan pengangguran mingguan turun sebanyak 9 ribu menjadi 346 ribu aplikasi.

Selain itu, data National Association of Realtors memperlihatkan penjualan rumah di AS (pending home sales index) yang naik 6,7% (bulanan) di bulan Mei (12,1% secara tahunan). Kondisi itu, seiring dengan tingginya permintaan.

US Commerce Department sendiri mengumumkan naiknya konsumsi dan belanja rumah tangga sebesar 0,3% di bulan Mei.

Pagi tadi, mayoritas bursa Asia dibuka menguat. Sementara itu, harga minyak Brent turun ke level US$102,71 per barel, dan emas melemah ke level US$1.204,10 per troy ounce.

Secara teknikal, Danareksa menyebutkan, tekanan jual pada saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih kuat. Artinya secara teknikal, di periode menengah, pasar diprediksi sideways menguat. Sedangkan di periode intraday, indeks juga berpotensi sideways menguat.

Di atas semua itu, prediksi periode minor (1-5 hari), IHSG melaju sideways cenderung menguat sedangkan intraday sideways menguat. Level support-resistance 4.595,3-4,773.2.

Saham yang layak dicermati adalah PT Unilever Indonesia (UNVR), PT AKR Corporindo (AKRA), PT Bank Negara Indonesia (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI), PT Bank Tabungan Negara (BBTN), PT Indo Tambang Raya Megah (ITMG), dan PT Lippo Karawaci (LPKR).

(sumber: http://pasarmodal.inilah.com/)

Visit us at:

http://www.phillip.co.id/
http://www.poems.co.id/
http://phillipsecuritiesindonesia.blogspot.com
http://en.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia,_PT
http://id.wikipedia.org/wiki/Phillip_Securities_Indonesia

%d bloggers like this: