Harga Emas Dunia Menguat, di Dalam Negeri Stabil

Harga emas dunia melonjak hingga lebih dari dua persen dan berakhir di level US$1.462 per ounces pada perdagangan Kamis waktu setempat, atau Jumat dini hari. Harga emas dunia terus menguat dalam 10 hari terakhir, setelah sempat terpuruk ke titik terendah dalam dua tahun terakhir, di level US$1.321.35 per ounces.

Dikutip dari CNBC, Jumat 26 April 2013, menguatnya harga emas didorong oleh kombinasi kenaikan permintaan fisik yang kuat dan ketegangan geopolitik. Perdagangan aktif ini membuat harga emas menembus di atas US$1.450 per ounces. Sementara itu, harga emas di bursa berjangka AS naik US$38,30 di level US$1.462 per ounces.

Keuntungan emas juga didorong oleh data Dana Moneter Internasional (IMF) yang menunjukkan berbagai bank sentral dunia, seperti Rusia dan Turki, memborong emas pada Maret lalu. Selain itu, pemerintah Amerika Serikat percaya rezim Suriah telah menggunakan senjata kimia dalam skala kecil.

“Dua hal tersebut menyebabkan kenaikan permintaan dan reli emas,” kata Head Precious Metals Trader Integrated Brokerage Services LLC, Frank McGhee.

Sementara itu, dari dalam negeri, harga emas di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Antam Tbk untuk wilayah Jakarta pada perdagangan hari ini tidak berubah.

Dikutip dari laman Logammulia, harga emas ukuran satu gram dilepas dengan harga Rp537.000 per gram. Harga emas lima gram dijual dengan harga Rp2.540.000, ukuran 10 gram dibanderol Rp5.030.000 per gram, dan ukuran 25 gram dijual Rp12.500.000.

Adapun harga emas ukuran 100 gram dan 250 gram, masing-masing dilego dengan harga Rp49.850.000 dan Rp124.500.000. Sedangkan harga beli kembali (buyback) emas Antam turun Rp6.000 per gram dari Rp446.000 menjadi Rp460.000 per gram.

(sumber: http://bisnis.news.viva.co.id/)