Penurunan Harga Batu Bara Tekan Laba Indo Tambangraya

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat penurunan laba bersih pada 2012 sekitar 21% menjadi US$ 432 juta, dari tahun sebelumnya US$ 546 juta. Turunnya laba bersih disebabkan melemahnya harga batu bara di pasar internasional.

Menurut catatan ITMG, harga jual rata-rata batu bara perusahaan turun 7% menjadi US$ 90 per ton sepanjang tahun lalu, dari US$ 97 per ton pada 2011.

Turunnya pendapatan tersebut tidak mampu mendongkrak penjualan bersih, meski volume penjualan batu bara perseroan mencapai 27,2 juta ton, atau di atas target yang ditetapkan sekitar 26,5 juta ton.

Batu bara tersebut dijual ke China, Jepang, India, Indonesia dan negara-negara lainnya yang ada di Asia Timur. “Untuk angka penjualan bersih 2012 adalah US$ 2,439 miliar atau naik tipis sekitar 2% dari US$ 2,382 miliar pada tahun sebelumnya,” kata Direktur Utama ITMG Pongsak Thongampai dalam acara paparan publik ITMG di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (28/3/2013).

Direktur Keuangan ITMG Edward Manurung mengatakan penurunan harga jual rata-rata batu bara telah menyebabkan margin laba kotor ITMG turun sekitar 7% menjadi 30% pada akhir tahun ini.

“Untuk EBIT turun 21% dari US$ 707 juta pada tahun 2011, menjadi US$ 558 juta di tahun 2012,” kata Edward.

Hingga akhir 2012, total aktiva perusahaan tercatat US$ 1,491 miliar. Perusahaan mencatat jumlah ekuitas US$ 1,002 miliar dan tidak mempunyai piinjaman.

(liputan6.com)