Monthly Archives: March 2013

Laba Turun, ITMG Tetap Bagi Dividen 85% dari Laba

Laba Turun, ITMG Tetap Bagi Dividen 85% dari Laba

Para pemegang saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menyetujui pembagian dividen meskipun perolehan laba bersih perseroan mengalami penurunan. Manajemen ITMG menyebar dividen sebesar 85% yang diambil dari perolehan laba bersih perseroan tahun buku 2012 sebesar US$ 432 juta dengan nilai US$ 38 sen per saham.

“Para pemegang saham sepakat untuk bagi dividen sebesar 85%,” kata Direktur Keuangan ITMG Edward Manurung usai acara RUPST, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (28/3/13).

Selain itu, perseroan menyiapkan belanja modal Read the rest of this entry

Advertisements

Pertamina Pastikan Harga Elpiji 12 Kg Belum Naik

Pertamina Pastikan Harga Elpiji 12 Kg Belum Naik

Pertamina belum menaikkan harga gas elpiji ukuran 12 kilogram. Namun, di pasaran, harga gas elpiji ukuran tersebut sudah naik sejak sebulan silam akibat oknum-oknum tertentu yang memanfaatkan momen tersebut.

Pemantauan Metro TV di sebuah daerah di Jakarta Timur, baru-baru ini, harga elpiji 12 kg melonjak lebih dari 20 persen, yakni menjadi Rp105.000. Menurut pedagang eceran, harga itu sudah berlaku sejak 1 Maret silam. Ia mengaku terpaksa menaikkan harga jual Read the rest of this entry

Minyak Mentah WTI & Brent Kompak Menguat

Minyak Mentah WTI & Brent Kompak Menguat

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam lima minggu terakhir. Minyak naik setelah sebuah laporan pemerintah menunjukkan bahwa tingkat operasi kilang minyak di Amerika Serikat (AS) naik ke level tertinggi dalam dua bulan.

Energy Information Administration (EIA) mencatat kilang minyak yang beroperasi tercatat pada kisaran 85,7 persen naik 2,2 persen dari kapasitas pekan lalu, dan terbesar sejak Januari. Selain itu, EIA juga mencatat stok minyak mentah Read the rest of this entry

Penurunan Harga Batu Bara Tekan Laba Indo Tambangraya

Penurunan Harga Batu Bara Tekan Laba Indo Tambangraya

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat penurunan laba bersih pada 2012 sekitar 21% menjadi US$ 432 juta, dari tahun sebelumnya US$ 546 juta. Turunnya laba bersih disebabkan melemahnya harga batu bara di pasar internasional.

Menurut catatan ITMG, harga jual rata-rata batu bara perusahaan turun 7% menjadi US$ 90 per ton sepanjang tahun lalu, dari US$ 97 per ton pada 2011.

Turunnya pendapatan tersebut tidak mampu mendongkrak penjualan bersih, meski volume penjualan batu bara perseroan mencapai 27,2 juta ton, atau di atas target yang ditetapkan sekitar 26,5 juta ton.

Batu bara tersebut dijual ke China, Jepang, India, Indonesia dan negara-negara lainnya yang ada di Asia Timur. “Untuk angka penjualan bersih 2012 adalah US$ 2,439 miliar atau naik tipis sekitar 2% dari US$ 2,382 miliar pada tahun sebelumnya,” kata Direktur Utama ITMG Pongsak Thongampai dalam acara paparan publik ITMG di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (28/3/2013).

Direktur Keuangan ITMG Edward Manurung mengatakan penurunan harga jual rata-rata batu bara telah menyebabkan margin laba kotor ITMG turun sekitar 7% menjadi 30% pada akhir tahun ini.

“Untuk EBIT turun 21% dari US$ 707 juta pada tahun 2011, menjadi US$ 558 juta di tahun 2012,” kata Edward.

Hingga akhir 2012, total aktiva perusahaan tercatat US$ 1,491 miliar. Perusahaan mencatat jumlah ekuitas US$ 1,002 miliar dan tidak mempunyai piinjaman.

(liputan6.com)

Harga Cabai Rawit Masih Bertengger Sebesar Rp 60 Ribu per Kg

Harga Cabai Rawit Masih Bertengger Sebesar Rp 60 Ribu per Kg

Harga cabai rawit merah di pasar tradisional masih pedas. Harga cabai rawit merah masih bertengger sekitar Rp 60 ribu per kilogram (kg) dari sebelumnya hanya Rp 16 ribu per kg.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com di Pasar Tradional Palmerah Jakarta Barat, menemukan kini pedagang mencampur penjualan cabai rawit merah dengan jenis lain Read the rest of this entry

%d bloggers like this: