Kalah dari Impor, Bawang Lokal Masih Lebih Enak

Kalah dari Impor, Bawang Lokal Masih Lebih Enak

Produktivitas bawang yang rendah sehingga tidak mencukupi kebutuhan nasional mendorong pemerintah terus melakukan impor. Sampai sekarang, impor bawang masih tinggi mencapai sekitar 95,6%.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Sri Agustina, mengatakan meski bawang impor lebih banyak dibandingkan produk lokal, tetapi memiliki kelebihan dari sisi kualitas.

“(Bawang) Impor itu memang besar-besar. Tapi sebetulnya rasanya bagus yang bawang lokal. Sayang kita belum mampu meningkatkan produksi,” ujar Sri, Kamis (28/2/2013).

Dia menambahkan, masalah produksi bawang menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian sebagai pihak yang harus bertanggungjawab untuk menggenjot produktivitas komoditas tersebut.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian saat ini sedang menggenjot produksi bawang di beberapa daerah seperti di Ciwideuy, Jawa Barat. Meski, ternyata produksi bawang tersebut hasilnya belum mencukupi.

(liputan6.com)

Posted on February 28, 2013, in Asosiasi pengusaha indonesia, Berita, Berita Komoditi - Index Futures, Demo - PHK - ProKontra, Perkembangan Ekonomi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: