HOME APLLIANCE: Panasonic Gobel Bidik Pendapatan Rp5,5 Triliun

HOME APLLIANCE: Panasonic Gobel Bidik Pendapatan Rp5,5 Triliun

PT Panasonic Gobel Indonesia memproyeksikan pendapatan perseroan pada tahun fiskal 2012-2013 mencapai Rp5,5 triliun, atau naik 15%-20% dari perolehan tahun sebelumnya.

Presiden Direktur Panasonic Gobel Ichiro Suganuma mengatakan pertumbuhan tersebut akan ditopang oleh kenaikan penjualan pendingin udara sekitar 15%, lemari es sekitar 20% dan penjualan pompa air sebesar 50%.

“Pasca akuisisi Sanyo, pendapatan dari pompa air telah mengalami kenaikansignifikan,” ungkapnya, Kamis (28/2).

Vice President Director Panasonic Gobel Rinaldi Sjarif menilai produk-produk peralatan rumah tangga masih memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pendapatan total. Pasalnya, pasar di Indonesia belum matang dan memiliki potensi besar.

“Home appliances akan berkontribusi sekitar 65% hingga 70%, sementara sisanya didapat dari berbagai lini seperti audio, alat kecantikan, dan solar panel,” ujarnya dalam kesempatan yang sama.

Pada tahun ini Panasonic berencana melebarkan sayap ke beberapa lini usaha, termasuk alat kecantikan seperti penguap wajah, pengering rambut, pelentik bulu mata elektronik, dan sikat gigi saku.

Selain kecantikan, perseroan juga akan menjajaki pasar alat kesehatan seperti pengukur tensi darah dan alat bantu dengar. “Tahun ini kita akan coba pasarkan alat bantu dengar karena tahun ini pabrik kita sudah mulai produksi, berikutnya baru diikuti dengan produk-produk lainnya,” sambung Rinaldi.

Adapun, beberapa produk lain seperti lampu dan solar panel akan fokus ditawarkan di pasar dalam negeri. Pasalnya, produksi lampu Panasonic sebelumnya masih berorientasi ekspor.

Pada tahun fiskal berikutnya, yaitu pada periode 2013-2014, Panasonic masih berharap sektor peralatan rumah tangga tumbuh, terutama pada sektor pendingin udara.

Saat ini, pangsa pasar domestik perseroan untuk produk tersebut sekitar 29% – 30%.

Rinaldi berharap, porsi tersebut bisa dinaikan sekitar 2%-3% menjadi 33%.

Pasalnya, Panasonic tidak hanya fokus pada pasar pendingin udara untuk rumah tangga tetapi juga mulai menyasar peluang pada penyediaan sistem pendingin udara di ruangan atau gedung besar.

Adapun untuk memaksimalkan layanan purna jual, Panasonic pada Kamis (28/2), meluncurkan mobile application dan eService bagi pelanggan. Lewat Ask Panasonic yang diunggah di ponsel berbasis Android, pengguna bisa mencapi informasi mengenai produk dan cara pemakaiannya.

(bisnis.com)

Posted on February 28, 2013, in Asosiasi pengusaha indonesia, Berita, Bisnis - Investasi, Demo - PHK - ProKontra, Perkembangan Ekonomi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: