Aspidi: Kuota Impor Daging Sudah Habis

Aspidi: Kuota Impor Daging Sudah Habis

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Importir Daging Sapi (Aspidi), Thomas Sembiring mengaku belum dapat berkomentar tentang dugaan aksi suap yang dilakukan oleh PT Indoguna Utama terhadap anggota komisi IV DPR untuk mendapatkan kuota impor daging. Alasannya, kuota impor daging tahun ini telah habis.

“Kecil kemungkinan dia (Indoguna Utama) melakukan aksi suap untuk dapatkan kuota impor daging. Saya bingung, orang kuota impor tahun ini sudah habis dibagikan kepada para importir,” ujarnya melalui telepon Rabu (30/1).

Dia menjelaskan, PT Indoguna Utama yang merupakan anggota dari Aspidi itu merupakan perusahaan besar. Perusahaan itu melakukan impor untuk beberapa jenis komoditas pangan seperti daging, ikan, kentang, dan lainnya. “Kalaupun benar, mungkin untuk komoditas lain,” ujarnya.

Namun begitu, Thomas mengaku selama ini proses pembagian kuota impor sesuai persyaratannya. Adapun persyaratannya adalah importir harus memiliki gudang penyimpanan (cold storage) besar, kinerja perusahaan tersebut di masa lalu, ketersediaan transportasi pengangkutnya, dan lainnya.

“Jadi tidak ada kaitannya dengan kedekatan dengan anggota DPR atau partai tertentu, ataupun dengan pemberi izin dalam pembagian kuota impor,” tuturnya.

Akan tetapi saat ditanyakan apakah ada pungutan yang dikenakan kepada para importir untuk mendapatkan izin impor tersebut, Thomas membenarkan. Dia mengatakan memang ada pungutan kepada importir untuk mendapatkan izin kuota tersebut. Sayangnya dia enggan sebutkan besaran pungutan untuk mendapatkan izin kuota impor.

“Besaran pungutannya bergantung. Kalau sudah dekat dengan pemberi izin kuota impor ya bisa lebih murah. Itu namanya uang tandatanganlah,” ucapnya.

(metrotvnews.com)

Posted on January 31, 2013, in Asosiasi pengusaha indonesia, Berita, Berita Komoditi - Index Futures, Bisnis - Investasi, Demo - PHK - ProKontra, Perkembangan Ekonomi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: