Bos PLN Jamin Tak Ada Penggelembungan Tagihan Saat Kenaikan Tarif Listrik

Bos PLN Jamin Tak Ada Penggelembungan Tagihan Saat Kenaikan Tarif Listrik

Direktur Utama PT PLN (Persero) Nur Pamudji menjamin tidak akan ada penggelembungan tagihan Kwh pelanggan pada saat tarif listrik baru mulai 1 Januari 2013. Tarif listrik tahun depan akan naik sebesar 4,3% per tiga bulan sekali, totalnya rata-rata hingga 15% sampai akhir 2013.

Hal ini membantah adanya dugaan bahwa PLN akan ‘menembak’ pencatatan Kwh meteran pelanggan listrik bulan Desember 2012 ini lebih kecil dari angka meteran seharusnya. Sehingga selisih hitungan Kwh yang dipakai akan diakumulasikan pada tagihan Januari 2013 setelah tarif listrik baru atau sesudah kenaikan.

“Nggak benar itu,” tegas Nur kepada detikFinance, Minggu (30/12/2012).

Menurut Nur, petugas pencatat meteran PLN tetap membaca apa adanya angka yang tercantum di meteran listrik. Jadi tidak akan menghitung penggunaan Kwh bulan Desember 2012 pada Januari 2013.

“Petugas tetap membaca apa adanya angka yang tercantum di meter, dan cara kerja baca meter tidak ada hubungannya dengan kenaiikan TTL (tarif Tenaga Listrik),” jelas Nur.

Sebelumnya pembaca detikFinance, Barahta mencurigai adanya kecurangan PLN menjelang kenaikan tarif listrik, khususnya terhadap pelanggan pasca bayar.

“Masyarakat juga harus mewaspadai ulah penimbunan angka kWh oleh PLN yang sengaja menembak pencatatan kWh pemakaian bulan ini sekecil mungkin, bukan yang aktual, kemudian diakumulasikan nanti di bulan yang TDL-nya sudah naik. Terjadi di masa-masa lalu namun masyarakat tidak menyadarinya,” jelas Barahta.

(finance.detik.com)

Posted on December 31, 2012, in Berita, Bisnis - Investasi, Demo - PHK - ProKontra, Perkembangan Ekonomi. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: