Monthly Archives: October 2012

Tower Bersama Bukukan Laba Rp 555 Miliar

Tower Bersama Bukukan Laba Rp 555 Miliar

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) membukukan laba bersih periode berjalan hingga akhir kuartal ketiga 2012 sebesar Rp 555,11 miliar atau naik dari perolehan sama periode tahun sebelumnya Rp 342,42 miliar. Akuisisi 2.500 menara Indosat menjadi salah satu poin bagi pendongkrak kinerja perseroan.

TBIG berhasil mencatatkan pendapatan dan EBITDA masing-masing sebesar Rp 1,138 triliun dan Rp 920 miliar untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2012. Pendapatan meningkat 65 persen dan EBITDA meningkat 70 persen jika dibandingkan dengan periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2011. Jika triwulan ketiga ini disetahunkan, maka total pendapatan TBIG mencapai Rp 1,964 triliun, atau meningkat 102 persen dibanding pendapatan periode penuh tahun 2011 (more…)

Siapa bluchips yang mendorong indeks capai rekor?

Siapa bluchips yang mendorong indeks capai rekor?

Tenaga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai pulih menjelang penutupan transaksi perdagangan sesi II. Pada pukul 16.00, indeks naik 33,23 poin menjadi 4.364,60. Ini menjadi rekor tertinggi indeks sepanjang sejarah.

Berdasarkan data Bloomberg, aksi beli sejumlah saham bluechips mendongkrak IHSG. Tiga di antaranya yakni:

– PT Astra International Tbk (ASII)

Saham ASII naik 100 poin menjadi Rp 7.950. Tiga sekuritas yang paling banyak memborong saham ini adalah Trimegah Securities Tbk senilai Rp 12,333 miliar, JPMorgan Securities Indonesia senilai Rp 9,946 miliar, dan uoB Kay Hian Securities senilai Rp 9,629 miliar.

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Saham UNVR naik 500 poin menjadi Rp 26.050. Tiga sekuritas yang paling banyak memborong saham ini adalah OSK Nusadana Securities senilai Rp 15,583 miliar, Bahana Securities senilai Rp 9,243 miliar, dan CIMB Securities senilai Rp 8,451 miliar.

– PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Saham BMRI naik 150 poin menjadi Rp 8.350. Tiga sekuritas yang paling banyak memborong saham ini adalah Morga Stanley Indonesia senilai Rp 47,283 miliar, CIMB Securities Indonesia senilai Rp 38,873 miliar, dan Bahana Securities senilai Rp 27,402 miliar.

(kontan.co.id)

 

Tambang Emas Martabe Mulai Kembali Beroperasi

Tambang Emas Martabe Mulai Kembali Beroperasi

G-Resources pengelola tambang emas Martabe menyatakan Tambang Emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara kembali beroperasi. G Resourches kembali memasang pipa air.

Presiden Direktur G-Resources Peter Albert mengatakan pemasangan pipa tersebut sempat tertunda karena perusahaan masih membutuhkan waktu untuk melanjutkan sosialisasi kepada masyarakat. Adapun pemasangan pipa yang akan mengalirkan air sisa proses yang sudah dibersihkan di Instalasi Pengolahan Air ini diharapkan akan berlangsung selama tiga minggu sejak kemarin.

Jenis pipa yang dipasang, tambah Albert, akan digunakan adalah HDPE (more…)

Hurricane Helps Or Hurts These Five ETF Sectors Most

Hurricane Helps Or Hurts These Five ETF Sectors Most

Hurricane Sandy is expected to cost between $10 billion and $20 billion in damages — a far cry from the $110 billion toll from Hurricane Katrina of 2005, economists say.

As a whole, it may have little impact on the country’s $16 trillion gross domestic product. But it will likely hurt some sectors more than others and could even create a boom for others.

Here’s a look at five sectors and their ETFs that could feel the impact most.

• Homebuilders: The seven-state region in Sandy’s path is home to nearly 284,000 total residential properties at risk of damage, (more…)

Walt Disney Diminta Buktikan Tuduhan

Walt Disney Diminta Buktikan Tuduhan

Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) meminta perusahaan penerbit asal Amerika Serikat, Walt Disney, membuktikan tuduhan perusakan hutan dan pelanggaran HAM yang dilakukan pelaku industri kertas di Indonesia.

“Kami sangat terbuka jika mereka (Walt Disney) mau membuktikan tuduhan itu melalui penelitian di lapangan, kami akan segera kirim surat elektronik kepada mereka,” kata Wakil Ketua APKI Hendra Gunawan, usai diterima Menteri Perindustrian, M.S. Hidayat di Kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (29/10).

Hendra menjelaskan, ekspor produk kertas Indonesia ke AS secara keseluruhan hanya 4 persen (more…)

%d bloggers like this: