Ambil Untung Bayangi Pergerakan IHSG

Bursa Asia menguat tipis pada Jumat (28/9/2012) mengikuti sentimen di bursa Amerika Serikat dan Eropa serta memfaktorkan potensi stimulus di Jepang dan Korea Selatan setelah Jepang kembali mengalami deflasi dan Korea melaporkan buruknya data produksi industri. Indeks saham nasional sendiri dibayangi aksi ambil untung.

Harga minyak pagi ini menguat 0,5 persen sedangkan CPO Malaysia melemah 0,3 persen. Rupiah pagi ini menguat 0,14 persen ke level Rp 9.586 per dollar AS.

Riset Samuel Sekuritas Indonesia memperkirakan, IHSG akan bergerak variatif dengan kecenderungan melemah seiring dengan penguatan yang cukup signifikan kemarin dan outperform dari bursa regional.

Support indeks hari ini berada di level 4.190. Bursa AS dan Eropa semalam menguat menyusul spekulasi China akan memberikan stimulus setelah data industrial profit kembali mengalami penurunan dan pemerintah Spanyol yang menyetujui penurunan defisit senilai 18 miliar euro untuk tahun 2013.

Keputusan pemerintah Spanyol ini direspon dengan penurunan SUN 10 tahun Spanyol sebesar 10 basis poin (bps) dan penurunan SUN 10 tahun Itali sebesar 9,2 bps. Sentimen ini juga berhasil menutupi sentimen negatif dari AS di mana PDB kuartal kedua tahun ini, jobless claims dan pending home sales tercatat lebih buruk dari eskpektasi.

Mayoritas harga komoditas dunia turut menguat semalam dengan minyak naik 2,1 persen ke level 91,9 dollar AS per barrel diikuti harga metal 1,01 persen dengan Nikel naik 1,61 persen dan Timah 1,9 persen. Namun, harga CPO Rotterdam turun 2,82 persen.

(kompas.com)