Saham Blue Chip Tahan Penurunan Wall Street

Saham Blue Chip Tahan Penurunan Wall Street

Saham-saham di Amerika Serikat (AS) ditutup stagnan karena aktivitas dagang investor yang mererda. Para investor, masih mencermati pertemuan bank sentral, dan data ekonomi AS. Para investor bertaruh Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa akan melakukan tindakan untuk merangsang pertumbuhan ekonomi mereka.

Saham Blue chips seperti Wal-Mart Stores (WMT.N) dan AT & T (TN) mencapai sesi perdagangan 52 minggu tertinggi. Wal-Mart naik 0,6 persen menjadi USD74,98 setelah sempat mencapai level USD75,24 sebelumnya. AT & T naik 0,8 persen menjadi USD37,43 setelah mencapai level USD37,69.

Pekan lalu, pernyataan yang kuat dari Presiden ECB Mario Draghi mendorong Dow di atas 13.000 untuk pertama kalinya sejak awal Mei, dan S&P 500 reli dua hari terbesar sejak Desember.

“Dengan semua berita besar pada akhir pekan kemarin, saya pikir mungkin ada sedikit keraguan investor,” kata co-chief investasi Oakbrook, Janna Sampson, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (31/7/2012).

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) merosot 2,65 poin, atau 0,02 persen menjadi 13.073,01. Indeks Standard & Poor 500 (SPX) turun tipis 0,67 poin atau 0,05 persen ke 1.385,30. Nasdaq Composite Index (IXIC) turun 12,25 poin atau 0,41 persen menjadi 2.945,84.

Sekitar 5,5 miliar saham berpindah tangan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan Amex turun 18,5 persen di bawah rata-rata harian sebesar 6,75 miliar. Sementara di NYSE, saham yang melemah kalah dengan saham yang menguat dengan perbandingan 1.520 : 1.460. Di Nasdaq, 1.586 saham jatuh, sementara 883 saham naik.

source : economy.okezone.com

Posted on July 31, 2012, in Berita and tagged , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: