Break Resistance, IHSG Parkir di 4.125

Break Resistance, IHSG Parkir di 4.125

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah menembus batas atas (resistance) 4.100. IHSG pun terus menguat, dan sekarang parkir di 4.125.

Dalam risetnya, MNC Securities menyebutkan laju IHSG tertahan isu paket stimulus yang akan dihasilkan dari pertemuan dua bank sentral terkuat di dunia yakni, the Fed dan ECB. Pelaku pasar juga mengantisipasi data inflasi Juli dan data ekspor Juni.

Tapi, derasnya laporan keuangan emiten pada semester I-2012 yang dirilis berhasil menjadi motor penggerak indeks saham. IHSG, pada akhir perdagangan Selasa (31/7/2012) naik 25,91 poin atau 0,63 persen ke 4.125,03. LQ45 naik 7,08 poin atau 1,01 persen ke 709,38.

Sektor pendukung indeks saham bergerak dua arah. Sektor keuangan naik 10,34 poin atau 1,98 persen tapi sektor tambang turun 9,13 poin atau 0,46 persen, begitu juga sektor perkebunan turun 4,02 poin atau 0,17 persen.

Sementara indeks Asia bergerak mixed. Hang Seng naik 173,79 poin atau 0,89 persen ke 19.759,19, Nikkei naik 55,82 poin atau 0,65 persen ke 8.691,26 dan Straits Times turun 9,69 poin atau 0,32 persen ke 3.023,11.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,8 triliun dengan volume sebanyak 1,66 miliar lembar saham. Sebanyak 129 saham menguat, 116 saham melemah dan 91 stagnan.

Saham yang bergerak menguat (top gainers) antara lain PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) naik Rp600 ke Rp52.100, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp600 ke Rp20.750 dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik Rp400 ke Rp8.250.

Sementara saham yang bergerak melemah (top losers) antara lain PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp2.800 ke Rp55.600, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) turun Rp400 ke Rp10.950 dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) turun Rp250 ke Rp22.250

source: economy.okezone.com

Posted on July 31, 2012, in Berita and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: