Monthly Archives: May 2012

Ini alasan pelemahan rupiah versi Bank Indonesia

Ini alasan pelemahan rupiah versi Bank Indonesia

Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution akhirnya menjelaskan faktor-faktor melempemnya nilai rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Apa saja faktor yang menyebabkan rupiah melemah versi Darmin Nasution tersebut:

Pertama, faktor eksternal yakni ketidakpastian ekonomi di Eropa. Isu bakal keluarnya Yunani dari Uni Eropa menyebabkan investor memilih menempatkan dana dalam save haven seperti dollar. Pilihan investor itu ditempuh juga eksportir (more…)

Advertisements

Rupiah di Level Rp9.300-9.500 Masih Menarik

Rupiah di Level Rp9.300-9.500 Masih Menarik

Destry optimistis rupiah akan kembali ke level Rp9.200 per dolar AS.

Nilai tukar rupiah terus mengalami pelemahan pekan ini, seiring memburuknya kondisi krisis Eropa. Rupiah pada Kamis lalu, 24 Mei 2012 di kisaran Rp9.200, tetapi menyentuh level Rp9.600 pada Rabu kemarin, 30 Mei 2012.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti menilai, rupiah di level Rp9300-9.500 per dolar masih menarik. Alasannya, pelemahan rupiah karena faktor global sehingga berpengaruh (more…)

IHSG Tidak Bergerak

IHSG Tidak Bergerak

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) nyaris tidak bergerak hingga akhir perdagangan Selasa (29/5/2012). IHSG naik kurang dari 1 poin sementara para investor asing masih terus melarikan dananya keluar dari lantai bursa.

Pada akhir perdagangan, IHSG ditutup naik tipis 0,380 poin atau 0,01 persen menjadi ke level 3.919,065. Sementara Indeks LQ45 ditutup menguat tipis 0,286 poin atau 0,04 persen (more…)

Bapepam-LK: Fundamental Pasar Modal Aman

Bapepam-LK: Fundamental Pasar Modal Aman

Selama bulan Mei 2012 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menurun sebesar 6,65 persen, yaitu berada di level 3.893 pada penutupan sesi pertama, Senin, 28 Mei 2012. Gejolak ekonomi global menjadi faktor dominan penurunan IHSG tersebut.

“Sebetulnya siang tadi ada rebound, waktu di tengah-tengah hari turun ke 3.860 an, tapi waktu penutupan 3.893. Mudah-mudahan itu lebih baik,” ujar Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK), Nurhaida di kantor Kementerian Keuangan Jakarta, Senin 27 Mei 2012.

Nurhaida menjelaskan penurunan pasar modal itu (more…)

Di Awal Pekan, Saham Properti Layak Beli

Di Awal Pekan, Saham Properti Layak Beli

Investor di pasar modal diprediksi bakal kembali mengambil posisi beli di saham, seiring indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia yang diproyeksikan berbalik arah menguat atau rebound.

Menurut analis PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, pemodal sepertinya kembali memburu saham-saham di lantai bursa terkait harga saham yang cukup murah atau di bawah harga wajarnya, terpengaruh pelemahan IHSG sepanjang pelan lalu yang mencapai 1,96 persen.

“Tentunya, pekan ini aksi beli ramai lagi karena IHSG bakal (more…)

%d bloggers like this: