Pembeli Saham Garuda di Tangan Penjamin Emisi

Pembeli Saham Garuda di Tangan Penjamin Emisi

Saham PT Garuda Indonesia Tbk yang masih dipegang tiga perusahaan sekuritas Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai penjamin pelaksana emisi saat penawaran umum perdana (IPO), diperkirakan terjual pada akhir April 2012.

Pada akhir bulan ini, Kementerian Badan Usaha Milik Negara memastikan sudah ada calon pembeli saham maskapai pelat merah itu.

Menurut Corporate Communication Garuda Indonesia Ikhsan Rosan, mengenai pelepasan saham perseroan sekitar 10 persen tersebut kepada investor kini berada di tangan penjamin pelaksana emisi. “Secara teknis, memang mereka yang tahu,” kata dia saat dihubungi VIVanews di Jakarta, Rabu 25 April 2012.

Seperti diketahui, tiga perusahaan sekuritas BUMN, PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Bahana Securities masih memegang sebanyak 10,88 persen saham Garuda Indonesia.

Garuda Indonesia mencatatkan sahamnya setahun lalu di papan utama Bursa Efek Indonesia. Maskapai BUMN itu mencatatkan sebanyak 22,6 miliar saham dengan harga penawaran Rp750 per unit.

garuda indonesia go public

garuda indonesia go public

Ikhsan menambahkan, soal siapa yang akan membeli saham yang kini dipegang penjamin pelaksana emisi tersebut, tentu hanya tiga sekuritas itu yang mengetahuinya. “Kita sih sampai saat ini belum diberitahukan,” ujarnya.

Bagaimana dengan kabar CT Corporation yang ambil saham itu? “Ya, denger sih kabar itu, kalau Chairul Tanjung yang mau ambil. Tapi, sebaiknya cek dan tanyakan itu ke penjamin emisi,” kata Ikhsan.

Namun, Ikhsan mengaku tidak menutup kemungkinan masuknya pengusaha nasional yang juga Ketua Komite Ekonomi Nasional itu. “Kan, bisa saja mereka masuk juga melalui pasar sekunder selain beli dari penjamin emisi,” tuturnya.

Sebelumnya, manajemen Bahana Securities  belum bersedia berkomentar mengenai siapa calon pembeli saham Garuda di tiga sekuritas BUMN itu, dan pada harga berapa akan dilepas. Sebab, Bahana masih menunggu selesainya proses yang sedang berjalan.

Posted on April 25, 2012, in Bapepam LK - IPO - Bonds - LQ45, Berita, Bisnis - Investasi, Obligasi and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: