Market Research: IHSG Melanjutkan Reli di Atas 4.000

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak dalam tren positif dengan kenaikan 45.684 poin atau 1.14% ke 4,054.326 pada perdagangan hari Rabu (14/03). Sementara itu, LQ 45 juga mengalami kenaikan seiring kenaikan IHSG kemarin, dengan menguat 8.991 poin atau 1.30% menjadi 702.036. Sebanyak 142 saham emiten IHSG naik, 82 saham turun, dan 99 saham stagnan. Seluruh sektor mendukung IHSG dengan mengakhiri perdagangan pada zona positif, dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik 3.17%, diikuti oleh sektor industri dasar dengan perubahan positif sebesar 2.38% dan sektor keuangan dengan peningkatan sebesar 1.27%. The Federal Open Market Committee (FOMC) menyebut gejolak di pasar keuangan global telah mereda dan pasar tenaga kerja mulai menunjukkan pemulihan. Pada saat yang sama, The Fed menyebut, tingkat pengangguran masih tinggi, dan risiko penurunan yang signifikan tetap ada. The Fed tetap berencana mempertahankan suku bunga di dekat nol setidaknya hingga 2014. Selain itu, pasar saham kian optimis lantaran sentimen yang muncul dari Eropa juga positif. Peringkat utang Yunani diangkat keluar dari kategori default oleh Fitch Ratings. Ini lantaran optimisme restrukturisasi utang akan mengurangi risiko gagal bayar Yunani. Sementara itu dari bursa reguler domestik tercatat sebanyak 4.503 miliar lembar saham senilai Rp 3.240 triliun di perdagangkan di pasar reguler. Investor asing membukukan aksi beli bersih senilai Rp 1.562 trilliun. Saham-saham yang mencatat kenaikan terbanyak antara lain Astra International (ASII) naik 2,450 poin atau 3.47% ke Rp 73,050, Gudang Garam (GGRM) menguat 900 poin atau 1.62% ke Rp 56,300, Semen Gresik (Persero) (SMGR) naik 700 poin atau 6.09% ke Rp 12,200. Indomobil Sukses International (IMAS) menguat 600 poin atau 4.29% ke Rp 14,600, dan Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik 350 poin atau 1.94% ke Rp 18,350. Sedangkan saham-saham yang termasuk jajaran top losers Rabu antara lain Century Textile Industry (CNTX) turun 650 poin atau 7.65% menjadi Rp 7,850, Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun 100 poin atau 0.23% ke Rp 42,750, Smart (SMAR) turun 100 poin atau 1.67% menjadi Rp 5,900, Petrosea (PTRO) melemah 100 poin atau 2.37% ke Rp 4,125, dan Harum Energy (HRUM) turun 100 poin atau 1.16% ke Rp 8,500.

Saham-saham AS berakhir menguat pada perdagangan Rabu, dimana indeks Dow Jones mencatat kenaikan 6 hari berturut-turut. Para pelaku pasar masih menunjukkan sentimen positif yang yang dipicu oleh hasil stress test perbankan AS yang positif, namun khawatir bahwa saham-saham AS mulai jenuh beli setelah reli 5 hari berturut-turut sebelumnya. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 16.42 poin atau 0.1% menjadi 13,194.10, dipimpin oleh naiknya saham Bank of America Corp (BAC) yang menguat 4.1% dan saham American Express Co (AXP) yang naik 3.5%. Indeks S&P 500 berakhir turun tipis sebesar 1.67 poin atau 0.1% ke 1,394.28. Sementara indeks Nasdaq Composite naik 0.85 poin menjadi 3,040.73.

Setelah tembus level resistance 4,020 kemarin, IHSG diprediksikan masih akan melanjutkan penguatannya. Bursa regional yang mayoritas menguat juga akan turut mengangkat IHSG. Namun, kenaikan tersebut bisa dibatasi oleh sentiment negatif dari indeks Shanghai yang pagi ini sudah turun tajam. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG akan berada di 4,020 dan 4,120 hari ini.

Technical Pick:
ASII (73,050) – BUY
SMGR (12,200) – BUY
KRAS (920) – Buy on Weakness
CNKO (126) – Buy on Weakness

 

source : research phillip securities indonesia

Posted on March 15, 2012, in Market Research and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Comments are closed.

%d bloggers like this: